Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Quo Vadis Domine?”
“Eo Romam IterumCrucifici“
…
| Red-Jos.com | Kita hidup di atas bumi maya ini, berarti kita siap untuk menghadapi aneka tantangan realitas hidup ini.
Tidak sedikit tantangan dan hambatan yang menantang dan menghadang hidup kita. Termasuk hidup keimanan kita.
Kita hidup di negeri yang multikultural yang didasari prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Sanggupkah kita menghadapi aneka tantangan dan berani mempertahankan iman keyakinan kita?
“Quo Vadis Domine?”
(Ke mana Engkau pergiTuan)
“Eo Romam IterumCrucifici!“
(Ke kota Roma untuk disalibkan lagi)!”
Dalam sebuah legenda Gereja, dikisahkan, bahwa di saat Kaisar Nero menyiksa orang Kristen secara besar-besaran, karena dituduh mereka membakar kota Roma. Padahal, banyak dugaan, bahwa sang Nero sendirilah yang membakarnya.
Di saat kondisi kota kian runyam dan berantakan, Petrus yang sudah sangat tua berserta para murid pun turut berlari untuk menyelamatkan diri.
Ketika mereka berada di Via de Apia di luar kota Roma, Petrus pun berpapasan dengan sang Guru.
Bertanyalah Petrus, “Quo Vadis Domine?” Jawab sang Guru, “Eo Romam Iterum Crucifici!“
Menghadapi tantangan hidup itu ternyata sungguh menyesakkan dada batin kita. Apa dan bagaimana sebaiknya sikap kita?
Apakah kita akan lari bersembunyi demi kenyamanan dan keamanan hidup kita? Ataukah kita justru siap dengan gagah berani menghadapinya dan bahkan siap juga untuk mempertaruhkan nyawa kita?
Mari kita berusaha agar Tuhan tidak terseret ke dalam persoalan hidup kita. Seluruh kekuatan dan cinta-Nya telah dicurahkan demi keselamatan kita.
Tindakan kita yang berusaha melarikan diri itu menggambarkan, bahwa sejatinya kita belum sungguh percaya akan perlindungan Tuhan.
“Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau.”
( Luk. 22: 33)
…
Kediri,ย 3ย Desemberย 2023

