Kekuranganmu, tidak mengurangi kebaikanmu.
Keterbatasanmu, tidak membatasi kemurahan hatimu.
Kelelahanmu, tidak menghentikan semangat hidupmu.
Kesederhanaan hidupmu, tidak menutupi kemewahan hatimu yang sebenarnya.
Tapi tidak semua orang mau berada pada posisimu itu. Karena masih banyak orang yang memilih jalan ini:
Hidup serba kurang, tapi demi gengsi mau hidup ‘terlihat lebih’. Sekadar berkamuflase.
Hidup serba terbatas, tapi gaya hidup tidak bisa dibatasi.
Hidup tidak mau berlelah, karena yang dipilih adalah jalan pintas.
Hidup itu kemewahan, bukan kesederhanaan.
Ah, potret kehidupan itu tergantung darimana dilihat dan siapa yang melihatnya. Juga yang menentukan: siapa yang menjalaninya?
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

