Menepi
Jika ada sesuatu yang membahayakan, aku harus menepi dulu. Jika ada sesuatu yang berpotensi menyesatkan, aku harus menghindari.
Orang yang nekad masuk ‘area’ yang membahayakan, jika tidak cukup kuat, maka berujung pada kehancuran. Ketika orang nekad masuk dalam perangkap yang menyesatkan, jika tidak cukup kuat, maka akan terjerumus.
Tajamkan pandangan kita untuk melihat pribadi-pribadi di sekitar lewat kata-katanya, sikapnya, tindakannya, dan kecenderungan-kecendurangannya.
Menepi adalah cara untuk melihat dengan ketajaman, supaya yang sudah baik selama ini, dan yang sudah diperjuangkan itu tetap baik selama, benar-benar menuju ke arah yang benar. Karena hidup itu tidak hanya tentang hari ini, tapi sampai kepada mata tertutup, dan hingga tarikan nafas terakhir. Kita memandang keabadian itu seperti yang dipercayai oleh iman masing-masing.
“Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan! Haleluya!” (Mazmur 150: 6).
Rm. Petrus Santoso SCJ

