Simply da Flores
…
Pada mulanya tak ada
lalu ada dan terjadi
dari tanya ke jawaban
Lalu bersemi tak bertepi.
ada dan terjadi tanpa henti
Kematian dalam dinamika waktu
Aku, engkau, kita
dalam roda langkah semesta
adalah kelana tak bertepi kematian
adalah ziarah tak berujung dalam waktu
Fakta dan misteri
selalu menjelma, terlahir dan terus terjadi
Bahasa tak mampu jelaskan
karena pengalaman itu angkasa dan samudra
nalar pikiran dan bahasa hanya jemari telapak dan sepasang mata
dalam batas ruang dan sekat nafas
Waktu ada selaksa wajah
Kematian punya jutaan warna
Tetapi.
manusia ada dalam batas angka menghitung
jiwa raga sering dipenjara kata bahasa
Bahkan
manusia yakin menipu diri
bisa batasi waktu dengan angka
mampu penjarakan fakta dengan kata
Atau
Bisa menghentikan kematian dengan senjata dan kuasa
atau agama dan doa
Terima kasih kematian
karena aku bisa tersenyum padamu
karena bisa bersahabat denganmu
karena bisa mencintaimu
Syukur kepadamu kematian
karena mengajariku mengenal diri
karena menjawab aneka tanyaku
karena membebaskan jiwa ragaku
Engkau fakta cinta Ilahi
Engkau kasih sempurna Maha Misteri
…

