“Hidup memang berat, tambahkan K di tengah maka hidup akan menjadi berKat. K itu Kasih Tuhan.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Hidup memang tidak mudah, tapi sadarlah, bahwa hidup itu terlalu singkat untuk disia-siakan. Hidup itu amat berharga untuk dilewatkan. Di saat hidup ini amat berat untuk dijalani, kita bertanya, kenapa ini bisa terjadi?
Jika saat ini keadaan tidak sebaik yang diimpikan dan diinginkan, percayalah, bahwa tidak lama lagi semuanya pasti akan baik kembali. Memang tidak mudah hidup berat di situasi yang sulit diprediksi ini. Apalagi dengan ekspektasi dan tekanan sana sini.
Karena itu kita segera melakukan adaptasi untuk bertahan dan kita ke luar menjadi pemenang.
Jika saat ini ada orang membenci, mentertawakan, bahkan menghina kita. Hal itu tidak perlu ditanggapi. Biarkan saja! Karena ada hal spesial dan istimewa yang kita miliki. Tapi mereka belum tahu siapa kita. Apa pun yang terjadi, kita bangga dan bersyukur terhadap diri sendiri. Jangan biarkan siapa pun menjatuhkan semangat, menghancurkan mimpi, dan harga diri kita.
Kita ini sungguh berharga. Jikapun ada yang mengatakan sebaliknya, berarti mereka salah. Ingatlah, penilaian kita di mata Tuhan itu jauh lebih penting dari pada penilaian kita di mata manusia.
Jika saat ini kesedihan mendatangi, ingatlah selalu ada Tuhan yang akan menghibur dan meringankan, bahkan sekalipun orang dekat kita meninggalkan, tapi Dia tak pernah meninggalkan kita. Dialah yang akan menghapus air mata, menjadi tawa. Semua menjadi baik, karena kita selalu ada dalam dekapan-Nya.
Jika saat ini kita mengalami kegagalan, ingatlah kegagalan itu hal biasa dalam peroses meraih sukses. Kegagalan tidak berarti Tuhan menghukum, tapi kegagalan berarti Tuhan sedang mengarahkan kita agar jangan bersedih dan berkeluh kesah. Karena semua akan menjadi baik. Selalu terbuka jalan bagi yang tekun dan percaya. Bangkitlah, kita dapat melakukan semua itu!
Jika saat ini keadaan, situasi, dan lingkungan tak bisa kita kendalikan. Ingatlah kita bisa mengendalikan respon kita. Keadaan memang bisa mempengaruhi, tapi bagaimanapun juga kita yang bertanggung jawab atas hidup kita. Lebih baik kita mengendalikan emosi daripada emosi itu yang akan mengendalikan kita.
Kita juga tidak boleh menyalahkan orang lain atas apa yang kita alami. Karena hidup kita adalah pilihan dan keputusan kita. Ingat satu pilihan membawa perubahan, satu keputusan menentukan masa depan. Kebahagiaan itu datang dari diri sendiri, bukan dari luar diri kita.
Jika saat ini banyak masalah mendatangi. Ingat, bahwa makin berat masalah dalam hidup, kian kuat pula diri kita. Tuhan membuat indah di waktu yang tepat.
Tetaplah kokoh dalam iman!
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

