| Red-Joss.com | Sebagai orangtua, kita mempunyai tanggung jawab untuk memperhatikan kemampuan dan prestasi anak-anak kita. Kita selalu berharap agar mereka mempunyai masa depan yang cerah.
Contoh, ketika anak-anak memiliki prestasi, kita sungguh bersyukur dan mensuport mereka untuk berprestasi lebih tinggi lagi. Bahkan, kita dengan bangga memberikan apresiasi dan hadiah kepada mereka.
Sesungguhnya, masing-masing dari kita mempunyai keyakinan untuk melakukan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya. Ketika yang kita lakukan itu dihargai oleh orang lain, maka kita akan merasa sangat bahagia. Kita menjadi lebih percaya diri dan semakin bertanggung jawab dalam setiap pekerjaan itu.
Dalam Injil, Yesus berbicara tentang tanggung jawab dan misi kita.
Masing-masing dari kita diberi tugas dan tanggung jawab yang berbeda.
Kita percaya, bahwa dengan ketekunan dan kerja keras, usaha kita tidak sia-sia. Segala ketekunan itu dipuji, dihargai, dan bahkan mungkin kita akan mendapatkan bonus.
Sebaliknya, jika kita tidak bekerja dengan baik dan rajin dalam melakukan pekerjaan itu, maka kita tidak akan dihargai dan tidak ada orang yang memuji kita.
Lalu apa yang terjadi? Kita menjadi tidak bahagia dan putus asa. Kita menjadi marah terhadap diri sendiri dan bahkan bisa marah kepada orang lain.
Tuhan memberi kita talenta dan karunia yang memampukan kita untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki dalam melakukan pekerjaan yang Tuhan berikan kepada kita.
Kita fokus pada tugas yang diberikan Tuhan. Dengan mengandalkan kekuatan-Nya, kita menjalankan tugas dan tanggung jawab itu.
Pada akhirnya, apresiasi, pujian dan bonus itu akan segera kita terima. Karena kita layak mendapatkannya. Kita telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab itu dengan baik.
Hari ini, kita membaharui janji untuk pelayanan di setiap komunitas. Mari kita melayani dengan setulus hati. Kita membangun setiap komunitas ini sebagai komunitas yang saling merindukan dan saling melayani.
Semoga kita melayani sesama dengan tulus hati, dan Tuhan memberi kelimpahan itu sebagai bonusnya.
Tuhan memberkati.
…
Rm. Petrus Santoso SCJ

