Beberapa warga dari Lingkungan mulai hari ini bergiliran menjaga ‘porta sancta’ Gereja Sanberna. Secara fisik saya tidak bisa, tapi dengan cara lain saya menyatu, alias tidak sembunyi.
Bersembunyi adalah melindungkan diri supaya tidak terlihat.
Contoh: “Adiknya dicari-cari ke sana ke mari, akhirnya ketemu sedang (bersembunyi) di belakang pintu.” Atau dia sudah lama sekali tidak nampak dalam jumpa di Lingkungan, ketika ketemu dia (berlindung) di balik kesibukan.
Bergabung dalam doa, koor, talak, menjaga ‘porta sancta’, bukber, dsb adalah bentuk kesaksian iman kita, bagian dari Gereja yang satu.
Dampak kesaksian antara lain: “Banyak jiwa diselamatkan, Gereja bertumbuh, kuasa Allah dinyatakan di muka bumi”.
Mari, ambil bagian sebagai perekat kesatuan!
Salam sehat.
…
Jlitheng

