Bersyukurlah, karena Yesus maka kita para pengikut-Nya bisa memanggil dan menyebut Allah sebagai Bapa. Sebagai Bapa, Ia sangat memperhatikan dan menyertai kita putra-putri-Nya dan menginginkan yang terbaik terhadap kita asalkan kita siap sedia melakukan kehendak-Nya.
Kepastian, bahwa Allah Bapa selalu menyertai kita itu diungkapkan oleh Yesus dalam Injil, “Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya” (Yoh. 8: 30).
Pelajaran penting untuk kita:
- 1) Bersyukurlah, karena Yesus, kita menyebut dan memanggil Allah sebagai Bapa;
- 2) Dalam keadaan apa pun, Allah tidak pernah membiarkan kita putra-putri-Nya sendirian atau menderita;
- 3) Percayalah, bahwa penyertaan Bapa terhadapmu sempurna adanya.
Akhirnya, hanya jika engkau percaya kepada Allah Bapamu sama seperti seorang anak kecil dalam pegangan erat Ayahnya, maka engkau akan merasakan betapa besar dan tulusnya cinta-Nya kepadamu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

