Simply da Flores … 1.Pesona Sepakbola Telapak sanubari lincah berlarimengejar bola hasrat jiwa ragamengecoh aneka halangan rintang lawanagar sematkan bintang di dadadengan tepuk sorak penontonyang menutup warna pelangiantara hamparan rumput hijaudan penjaga kotak gawang Bola, sang karet berisi udaradisoraki jutaan bola mata penontondengan kegigihan harus menangdengan tepuk tangan sorak soraidengan teriakan mengatur kaki pemaindengan kemarahan…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Jejak Musyafir – 240
Serpihan Jejak Musyafir – 239
Merayakan Hari Pendidikan Nasional
Simply da Flores … 1.Baca Tulis Berhitung Anak-anak generasi diberi warnadikelompokkan dalam ruang waktulalu diajari baca tulis berhitungYang usia dini belajar pelangiyang putih merah belajar menyanyiyang putih biru belajar bermain taliyang putih abu-abu belajar berlariMereka didoakan bisa memetik bintangdan menerjang arus gelombangkarena nenek moyangnya pelaut Mereka membawa huruf dan angkamenulis cita-cita masa depanTumbuh kembang jadi…
Serpihan Jejak Musyafir – 238 Lukisan Pelangi Kematian
Simply da Flores … 1.Tentang Dukacita Laskar air mata berlarimengejar dan merampas jiwayang saatnya pergi tinggalkan ragayang terkubur hilang lenyappada hamparan pasir pantai samudra Yang siang malam hempaskan ombak.dan menyapu kisah ceritapada jejak langkah yang hilangdibawa pergi ke dasar lautandan nanti dikembalikan ke angkasa harapan Dukacita …hanya buih ombak dan pasiryang punya tanya dan jawabanMungkin…
Serpihan Jejak Musyafir -237
Warna-Warni Wajah Puisi
Simply da Flores 1.Hari Puisi Nasional Kata-kata itu samudraAyat-ayat sajak ombak gelombangmenari-nari siang dan malamMenyambut sampah kehidupanyang terus dibuang manusiatermasuk di Indonesia tercintayang membudayakan sampah dan puisi Hari Puisi Nasionalentah untuk apa dan siapaPenyair selalu terlahirseperti pemulungmemungut kata dari samudradiramu jadi santapan pasir pantaiPuisi terus bertambah terciptaentah bertambah atau tidak pembacanyaPuisi seperti sampah di samudraterus…
Serpihan Jejak Musyafir -236
Menyibak Tirai Misteri Kebenaran
Simply da Flores 1. Gunung, Muara dan Samudra Gunung dihujani benih kepentinganhutan belantara mengandung mata airlalu lahirkan seribu anak sungaidari generasi kepada demokrasidari tradisi kepada revolusidari kompromi “salus populi”kepada kolusi nepotisme dan korupsiSiang malam digilas roda zamandalam musim pancaroba yang liar Waktu membesarkan hasrat kepentinganmengalir membelai memeluk bengawanBanjir darah dan air mataaliran senyum tawa terbahakbergulat…
Serpihan Jejak Musyafir -235
DIAM : PUISI TERAKHIR JOKPIN
Simply da Flores Puisi sering ditulis dengan katarangkaian ayat jadi baitdan diberi judul aneka macamTetapipuisi terakhir Jokpinditulis dalam sepi senyap tanpa kataSebuah puisi puncak kehidupanDiam… Saat sakit, lemah tak berdayaJokpin menjelma menjadi kertas putihRibuan kata doa jadi ayat sajakJutaan simpati menjadi bait puisifakta hakikat insan jadi kisahpelangi makna menjadi iramaGuyuran hujan menjadi diksiFakta, tanya dan…
PUISI BERJUDUL JOKPIN
Tubuh ringkih mengayuh roda penalewati lorong hasrat dambatelusuri gang sempit jawabanmengembara di jalanan misteri realitamemulung berlian di ladang sampahagar dijadikan perhiasan makna Jokpin dikenal menapak bumibersahabat dengan keseharianbersastra dari yang diremehkanKata kisah keseharian dirakit indahpenuh energi makna mempesonamenikam nalar, rasa dan jiwaPembaca diam takjub hening Sang Penulis Agungngopi bersama Jokpinmenulis sajak misteri kehidupanJokpin menjelma menjadi…







