Kategori: SIMPLY DA FLORES

Serpihan Puing Kampung – 104
Kepentingan Politik di Tempat Kedukaan

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Sekarang sudah bergeliat berbagai kegiatan politik oleh caleg dan parpol menuju pemilu 2024. Beberapa waktu lalu, saya menulis fenomena tentang kegiatan politik yang bersinggungan dengan acara keagamaan dan adat budaya. Lalu, saat ini saya catat fenomena di tempat kedukaan, di mana ada...

Serpihan Puing Kampung – 103
Tamu Politik di Keluarga

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Beberapa saat lalu, saya sempat berkumpul di rumah seorang adik dalam rangka merayakan hari Paskah. Ada sejumlah kerabat yang hadir di sana. Sambil menikmati hidangan, ada kisah menarik tentang ‘tamu politik’. Ada tokoh parpol dan caleg yang sudah bertamu di keluarga, ada...

Serpihan Puing Kampung – 102
Pemilih Tersandera Relasi Keluarga

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Pada musim politik menjelang pemilu 2024, para caleg dan politisi mengatur aneka strategi dan cara pendekatan untuk meraih suara dan menang. Salah satu cara adalah pendekatan relasi keluarga hubungan darah dan kekerabatan ini mulai dihitung dari yang sekandung, keluarga ayah dan ibu,...

Ayat-ayat Musyafir – 62
Mensyukuri Nafas dan Waktu

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Beberapa teman merayakan ulang tahun, lalu saya ikut diundang menikmati santapan syukur tersebut. Menggembirakan dan membahagiakan bisa terlibat belajar bersyukur, selain santapan yang nikmat. Ada juga yang meminta kado ultah dengan dituliskan sajak. Lalu, sebisanya coba kubiarkan. Syukurlah bahwa mereka menyukainya dan...

Serpihan Puing Kampung – 101
Kepentingan Politik dalam Kegiatan Keagamaan

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Tahun politik menuju 2024 sedang terjadi. Para pemangku kepentingan politik giat berkiprah untuk meraih sukses. Partai politik dan para caleg melakukan berbagai aktivitas untuk menyusun tim pemenangan, strategi aksi, dana dan sarana pendukung serta berbagai model informasi diproduksi. Hal ini terjadi di...

Ayat-ayat Musyafir – 61
Melihat dengan Mata Hati

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Sering terjadi, ada kecenderungan menilai dengan selera diri kita. Lalu, karena pengetahuan terbatas dan utamakan kepuasan selera, ada kecenderungan meyakini, bahwa selera kita paling benar. Mengadili sesama dan merasa paham menilai realitas alam raya. Ketika belajar hening dan menata kesadaran, saya temukan...

Serpihan Puing Kampung – 100
Tradisi Adat Budaya dan Agama di Zaman Digital

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Fakta zaman tak dapat ditolak, baik pribadi maupun komunitas. Zaman yang diwarnai kemajuan teknologi digital, khusus di bidang informasi, telah menerobos jarak, ruang dan sekat pembatasnya. Wilayah adat budaya di kampung dan komunitas agama pun tak bisa menghindar. Informasi telah menerobos setiap...

Ayat-ayat Musyafir – 60
Iman dan Doa untuk Kehidupan Harian

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Dinamika hidup yang penuh warna-warni, ternyata menyita energi jiwa raga, sehingga sering tak punya waktu hening dan doa. Iman pun sering sirna di tengah pergulatan menjamin aneka kebutuhan hidup. Lalu, ketika tak berdaya, gagal dan alami masalah, bisa jadi Tuhan disalahkan dan...

Serpihan Puing Kampung – 99
Terbatas dan Hilangnya Nara Sumber Sejarah Kampung

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Beberapa hari ini ada informasi menarik di grup WhatsApp komunitas kampungku. Pembicaraan tentang relasi komunitas adat budaya lokal dengan koloni Portugis sekitar tahun 1600 – 1890. Ada beberapa fakta sejarah yang masih terwarisi hingga saat ini yakni nama suku Portugis, tradisi agama...

Ayat-ayat Musyafir – 59
Doa Menggugat Ketidakadilan Politik

Simply da Flores | Red-Joss.com | Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di NKRI ada sejarah suka duka. Kita merdeka dengan pengorbanan nyawa dan harta benda. Lalu, mengisi kemerdekaan demi meraih kesejahteraan bangsa, ternyata ada juga tragedi. Salah satunya tragedi 1965 yang menelan ribuan korban nyawa. Pengalaman duka lara keluarga,...

Serpihan Puing Kampung – 98
Menuju Kehilangan Identitas Budaya

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Ketika masuk kampung asal saat ini, ada banyak yang berubah dibanding 40 tahun lalu. Rumah adat hampir tak kelihatan, ritual adat semakin berkurang, pemangku adat terus ditinggalkan perannya, tempat ritual pun ditinggalkan, ada tersisa batu-batu ritual kampung. Saat bersamaan, listrik masuk kampung,...

Ayat-ayat Musyafir – 58
Mendengarkan dan Melihat Ajaibnya Alam

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Banyak pengalaman dibiarkan berlalu sebagai kebetulan atau rutinitas, karena fokus pikiran adalah kesibukan kerja untuk memenuhi aneka kebutuhan. Waktu 24 jam sehari sepertinya kurang untuk bisa melakukan aneka kegiatan untuk mencukupi kebutuhan rutin keluarga. Ketika diberi perhatian, dengan arahkan jiwa raga pada...

Serpihan Puing Kampung – 97
Cerita Puing Batu-batu Ritual

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Ketika mengunjungi sejumlah kampung tua di wilayah daerah adat budaya lokal, sempat ditemukan bangunan batu seperti menhir, dolmen, punden berundak dan tumpukan batu ritual. Mereka yang ditanya pun hanya memberi info seadanya. Menurut cerita orangtua dan sesepuh kampung, bahwa puing batu-batu tersebut...

Ayat-ayat Musyafir – 57
Belajar Bersyukur pada Alam Semesta

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Tidak gampang memiliki kemampuan berterima kasih dan bersyukur. Mungkin karena terlalu banyak menerima, maka sering sulit berterima kasih dan bersyukur. Bahkan hal yang paling luar biasa, nafas hidup kita, sering lupa disyukuri. Maka, sering dibutuhkan saling mengingatkan dan ada saat diam hening,...

Serpihan Puing Kampung – 96
Meratapi Puing Kearifan Adat Budaya

Oleh Simply da Flores | Red-Joss.com | Perubahan itu abadi, bagian kodrati manusia. Maka, adat budaya sebagai hasil budi daya manusia pun ikut berubah. Ada yang lama bertahan sebagai tradisi, namun zaman ikut mengubah bahkan menghilangkan tradisi. Data tahan tradisi adat budaya sangat tergantung dari komunitas pemiliknya. Salah satu...