Simply da Flores … Ada banyak kisah menjadi pengemisyang mengembara beratap langityang berkelana berteman debu tanahyang bersahabat angin dan cuacayang bernafas dalam lara nestapayang berbusana terik dan dinginyang hidupnya dari remah belas kasihanyang menyantap cibiran caci makiyang meneguk ejekan dan hinaanKarena menadah tangan memintakarena mengarahkan wajah memohonKarena tak ada lain yang mampu dilakukan Ada yang…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Jejak Musyafir – 286
Serpihan Jejak Musyafir – 285
Meraih Berkah Kurban Ritual
Simply da Flores … Sejarah peradaban mencatat beragam fakta ritualada aneka sesaji dan hewan kurbandalam setiap tradisi adat budayadalam aliran kepercayaan dan agamadengan masing-masing konteks pengalamandengan alasan dan tujuan khusus ritualMakalahirlah tata cara kurban ritualdengan sesajen pendampingnyadengan tata doa dan mantranyadengan tempat pelaksanaannyadengan pemimpin ritual dan pesertanyaSehingga para pelaksana meraih makna dan berkah bagi jiwa…
Serpihan Jejak Musyafir – 284
Koruptor yang Kabur Menjadi Pahlawan
Simply da Flores … Seorang nenek memungut kayu jatiuntuk keperluan di pondoknyaLantas ditangkap dan disidangkandengan tuduhan mencuri kayu di perkebunanLalu dipenjarakan tanpa pembelaanmeskipun umurnya sudah rentadan sudah sujud memohon dengan bayaran air mataSedangkan di tempat lain berbedakoruptor trilyunan uang rakyatdiberikan perlakuan istimewa dan ada yang bisa bangun istana di penjaraBahkan ada yang bisa kabur dan…
Serpihan Jejak Musyafir – 283
Proklamasi di Bar, Cafe, Diskotik
Simply da Flores … Orang-orang merdeka berkumpulada yang di bar dan cafeBotol-botol minuman satukan merekadalam rindu damba pembebasanAda yang di lantai diskotikmusik dan lampu disko memandudalam irama hadapan yang sama“Kami ada, kami bebas, kami berharga” Orang-orang merdekamelukis proklamasi“Kami putra-putri kehidupandengan ini menyatakan kemerdekaanKami memilih makanan dan minumansesuai selera dan kemampuan dompetKami mendatangi tempat hiburansesuai kenyamanan…
Serpihan Jejak Musyafir – 282
Asap Panas Kobar Membara
Simply da Flores … Asap berlari sambil tertawatinggalkan kobar nyala membaradi padang ilalang gersangdi jiwa raga yang malangAda tangan yang menyulut apiiri dengki dendam pikiran kelamEntah di kampung udik negeriEntah di kota-kota kecilEntah di gedung-gedung metropolitanBahkan dari tempat sakral ibadahkarena mengkalim diri pemilik kebenarandan dirinya penguasa kehidupan Di zaman digital milenial iniada kobar nyala membara…
Serpihan Jejak Musyafir – 281
Serpihan Puing Sujud Sanubari
Simply da Flores … 1.Sang Maha Nafas Wahai, Sang Maha Diamtelingaku tak mampu dengar suara-MuDesah nafasku fakta ada-Mumerangkul jiwa ragaku abadiEntah hidup atau matiEntah aku sadari atau abaikanEntah bersyukur atau hujat mencaciEntah aku baik atau jahatEntah aku kelola diri atau membiarkan saja Ya, Sang Maha Nafas…terima kasih aku bisa sadari ada-MuSyukur saat ini aku bisa…
Serpihan Jejak Musyafir – 280
Ketika Bulan Juni Hujan
Simply da Flores … Ketika bulan Juni hujan lebatada tanya dan lara melandadi hamparan gersang sanubariyang biasa musim kering panjangmulai akhir Februari hingga awal Desember“Ada apa ya, bulan Juni koq hujan lebatApakah alam sedang sedih menderitaAtaukah ini perubahan musim globalDan petani ladang harus belajarmenyesuaikan saat menanam benihkarena musim pancaroba”Para nelayan pun terpaksa ke laut meski…







