Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Di tempat asal saya, kampung disebut Natar. Nama ini dimaknai dalam pemahaman lokal antara lain tumpah darah, tanah lahir, di mana setiap anak generasi terkait dengan orangtua dan leluhur sukunya serta sejarah alam lingkungannya. Natar Tana mungkin sepadan dengan kata kampung halaman. Sebuah kata yang bisa juga mengingatkan sejarah…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Puing Kampung – 29
Serpihan Puing Kampung – 28
Suguhan Adat Tembakau dan Sirih Pinang
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Dalam komunitas adat tempat asal saya, ada wujud simbol sajian adat yakni menyuguhkan tembakau dan sirih pinang. Suguhan adat itu terjadi, ketika ada keluarga dan tamu yang berkunjung ke rumah kita, atau dalam perjumpaan sesama di tempat lain. Dijelaskan oleh para sesepuh, bahwa suguhan tembakau dan sirih pinang mengungkapkan…
Serpihan Puing Kampung – 27
Upacara Adat Menerima Tamu
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Mengikuti pengalaman di kampung halaman sendiri, hingga sekarang, saya masih dapat menyaksikan upacara adat penerimaan tamu. Ada tamu pejabat pemerintah yang mengunjungi kampung, tokoh agama, dan sekarang ada juga untuk penyambutan wisatawan maupun politisi. Bahkan acara penerimaan tamu dengan tradisi adat itu terjadi juga di dermaga pelabuhan dan bandara….
Serpihan Puing Kampung – 26
Mengagumi Khasanah Bahasa Adat
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Setiap komunitas adat budaya memiliki bahasa lokalnya. Ada bahasa yang digunakan dalam keseharian dan ada yang khusus untuk urusan ritual adat budaya. Sebagian masih digunakan komunitas pemiliknya, tapi ada yang sudah mulai berkurang, bahkan hampir punah. Umumnya bahasa lokal ini diwariskan secara lisan. Ada sedikit yang sempat ditulis dalam…
Serpihan Puing Kampung – 25
Wisatawan Masuk Kampung Adat
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Ada fenomena zaman now, para wisatawan meminati kampung adat sebagai tujuan kunjungan mereka. Ada kampung adat yang bisa dijangkau dengan kendaraan bermotor. Tapi ada juga yang perlu ditempuh dengan berjalan kaki, karena masih terpencil dan belum tersedia jalan dan jembatan. Wisatawan ingin melihat dan mengalami keunikan kehidupan komunitas adat…
Serpihan Puing Kampung – 24
Kendaraan Bermotor di Kampung Adat
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Zaman dahulu, kampung adat hanya di akses oleh komunitas pemiliknya. Pihak luar sangat terbatas untuk memasuki kampung adat. Ada banyak alasan dan konteksnya di setiap komunitas adat budaya lokal. Ada bangunan rumah adat, tempat ritual komunitas, tata kelola dan pemangku adat, serta sistem pertahanan terhadap musuh. Kendaraan lokal, misalnya…
Serpihan Puing Kampung – 23
Kerajinan Ikat Tenun dan Busana Pabrik
Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Karena memerlukan pelindung tubuh, maka ada usaha membuat pakaian, dalam ziarah kelana setiap komunitas adat budaya. Jadilah pakaian tradisi adat budaya dalam setiap komunitas lokal. Ada pakaian harian dan untuk bekerja, pakaian setengah resmi dalam pergaulan sosial, pakaian adat lengkap dalam kegiatan adat budaya lokal, maupun untuk kegiatan ritual…







