Simply da Flores … Ribuan rindu dalam bungaditaburi pada liang lahatdiiringi senandung air mataJutaan damba cinta pada pusaradisemat dipatrikan tanpa kataAntara ada dan tiadaKematian jadi jembatan tanya dan faktabagi setiap anak manusia Samudra air mata tak mampu hentikan faktabahwa kehidupan diperanakkan kematiansebagai energi dasyat cinta dan rindudari Sang Maha CintaSeluruh isi langit angkasatak mampu jelaskan…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Jejak Musyafir -10
Serpihan Jejak Musyafir -9
Menghitung Butiran Air Mata
Simply da Flores … Hujan rintik dan perlahan mengguyur wajah bumiLangit menangis tertikam terikAwan gelap selimuti angkasaNamunRimba belantara bersorak riaPadang gersang menari ceriaBumi yang kering tersenyum bahagiaAlam yang dahaga gersangsegar damai disiram doa samudra Ketika problema menikam jiwa ragaButiran air mata sirami duka laraSaat terik persoalan mendera pribadihujan tangis mengguyur ketakberdayaanNamunsering tangis dan air matatertumpah…
Serpihan Jejak Musyafir -8
Berkaca pada Alam Semesta
Simply da Flores … Baru sedikit kubelajar mengetahuiTentang siapa aku dan sesama InsaniNamunRasanya lelah dan sering tertipu Kata tak sesuai faktaKulit tidak seperti isiApalagi zaman nowdengan aneka pesona kemasandan gemerlap warna-warni Mata, rasa dan pikiranbisa terbius dan tertipuLaluhati nurani menangis larasukma jiwa luka menderitaKarenakata cinta berisi tubakata sayang berisi malangkata kasih berisi belati Aku mau…
Serpihan Jejak Musyafir -7
Sayap-sayap Jiwa
Simply da Flores … Kulihat garuda mengepakkan sayap melerai awanTerjang seribu badai raih harapan Kupandangi rajawali terbangmenyibak luas angkasa biruMencakar wajah mentari kalbu Kukepakkan sayap-sayap jiwalintasi belantara misteri rambutkuIngin kuhitung berapa jumlahnyadan kupandangi wajahku tanpa cermin Kuterbang dengan sayap-sayap jiwaIngin meraih jawaban di dasar samudramemetik bulir cahaya angkasaagar kusemat dalam nalarku Sayap-sayap jiwamembawaku meraih relung…
Serpihan Jejak Musyafir -6
Berkaca pada Angin
Simply da Flores … Aku menulis kasih di hamparan pasir pantaidan ombak datang menelannyabawa pergi ke pelataran samudraApakah cinta itu pasir dan buih ombak? Aku melukis cinta di lembaran langitbulan bintang tersenyum melihatkuawan hitam datang merenggutnyaentah ke mana dibawa pergiApakah cinta itu awan dan angkasa? Aku tatap mentari pagiSejuta cahaya harapan menyinarijiwa raga penuh harapan…
Serpihan Jejak Musyafir -5
Berkelana Menenun Waktu
Simply da Flores … Selaksa helai benang ditabur waktuAda yang di langit angkasaAda yang bentangan samuderaAda yang hamparan bumi tanahDanAku juga helai benang waktu Setiap detik kutarik benang waktukubawa menenun jiwa ragakudalam aliran desah nafaskudalam desiran deras darahkuAku berkelana dalam waktu Suka duka terus jadi warna-warnidalam langkah menenun pribadiFakta dan harapan terus terjadimisteri dan jawaban…
Serpihan Jejak Musyafir -4
Disebut Gila dan Tergila-Gila
Simply da Flores … Temanku bilang‘engkau gila ya…koq ke mana-mana membawa buku dan alat tulis…’LaluKujawab dengan senyummeskipun ada rasa kesal Temanku menertawakan aku dan berkata“Koq kamu gila ya,Bicara sendiri dan selalu menulisApa sih yang ditulisUntuk siapa ditulis”Kudengarkan dengan diamheran dan kasihan padanya Memang,Aku seperti kata diatetapi dia tidak seperti akukarena dia hanya memberitahu dirinyakarena dia…







