Bukan di negeriku, melainkan di negeri misi. Diriku yang berubah, bertransformasi, dan diriku yang memulai dari titik paling awal. Bukan di tengah keramaian, melainkan di saat hening. Tidak berani bermimpi, berandai-andai, dan tidak berani berjanji ini-itu. Intinya adalah aku dapat menikmati dan memaknai hidup ini. Jika orang yang bertanya, “ada apa?” Jawaban yang aku berikan…
Kategori: RM. PETRUS SANTOSO, SCJ
Kuasa Sejati
Ketika ada banyak ‘kuasa’ yang mempengaruhi, mengendalikan dan mengatur kita. Lalu ‘kuasa’ mana yang harus diikuti? Kita jadi pusing sendiri, ketika tidak bisa mengikutinya, karena terlalu banyak kuasa itu. Lihat, di atas kita ada yang lebih berkuasa, dahsyat, yang berusaha mengendalikan serta mengatur kita. Jadi artinya, kita ini sangat tidak bebas. Belum lagi ada hal-hal…
Melayani dengan Hati
Kata ‘hamba’ berasal dari kata ’Servant/Slave’ (Inggris), ‘Doulos’ (Yunani), atau ‘Ebed’ (Ibrani) itu berarti orang yang memiliki kemampuan untuk melayani. Sejatinya kita ini adalah pelayan dengan peran yang berbeda-beda: dalam Gereja, keluarga, atau di tempat lain. Kita selalu ada untuk dan siap melayani. Ada tiga hal yang bisa dipelajari tentang seseorang yang berhati hamba: Pertama:…
Tambahkan Iman Kami!
Jangan pernah diberi kesempatan pribadi-pribadi yang menyesatkan itu dalam hidup kita. Misalnya lewat rayuan mautnya dan nikmat dunia yang ditawarkan itu agar kita menjauh dan tidak percaya dengan Tuhan. Jangan dibiarkan pribadi-pribadi itu membuat kita bertindak tidak baik. Misalnya lewat tutur kata yang memikat untuk mempengaruhi kita agar menyebar hal-hal buruk serta negatif guna membenci,…
Sumber Kemurahan Hati
Sumber kemurahan hati itu dari Allah Bapa. Sumber kemurahan hati itu dari Tuhan Yesus. Sumber kemurahan hati itu dari Gereja-Nya. Sumber kemurahan hati itu adalah diri kita. Sahabat teruslah bersikap murah hati agar kita memperoleh kebahagiaan sejati di dalam Tuhan Yesus. … Rm Petrus Santoso SCJ
Godaan Ketidakjujuran
Sejak semula, kita dididik untuk jadi pribadi yang jujur. Tidak pernah, kita dididik untuk jadi yang sebaliknya. Mengapa kemudian kita yang dididik jadi pribadi yang jujur itu berubah jadi tidak jujur? Satu: Karena kita melihat banyak pribadi yang tidak jujur, dan virus ketidakjujuran itu mudah menggoda serta menular cepat sekali. Dua: Kita diberi contoh, bahwa…
Kaukah Anak yang Hilang itu…
Anak yang disebut telah pergi, menjauh, hilang, dan dianggap telah ‘mati’ itu sekarang datang dan ditemukan ‘hidup’ kembali. Bapak yang sejak semula baik itu adalah tetap baik untuk selamanya. Ia tidak pernah kehilangan semangat untuk menunggu dan menunggu anak yang dikasihinya. Pengalaman, pergumulan, dan pergulatan itu telah mendewasakan dan mematangkan hidup si Bungsu, anak yang…







