1.Mendengar pengumuman gelar pahlawan nasionalJiwa Marsinah tunduk diam galauAir matanya menetes dan membanjirmenyelinap di antara hamparan lumpur LapindoDarahnya mengalir dan mendidihberpadu dalam lahar dan api vulkanikyang meletus dalam sanubari nasib para buruhSuara kaum buruh dan perempuanterbawa angin ke seluruh pelosok negeriMembaur dalam deru gemuruh ombak samudra“Biarkan alam semesta bicaratentang keadilan bagi nasib kamiKarena penguasa negeri…
Kategori: PENULIS
Secercah Cahaya Semesta -44
Quo Vadis, Domine
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Eo romam iterum crucifigi”(Yesus Kristus) Sebuah Refleksi Historis Tulisan ini bertolak dari sebuah refleksi religius historis mengenang “kisah perjumpaan yang tak diduga antara Guru dan Murid” di Via Appia, sebuah jalan di kota abadi Roma, Italia. Dalam refleksi ini, kita akan fokuskan pada sebuah adegan paling kontroversial, yang diambil dari…
Berpikir Sederhana Untuk Jadi Hebat (9)
Rekonsiliasi, Jalan Damai Kembali ke Jati Diri
“Sekecil apa pun ganjalan di hati itu harus segera diobati agar sembuh. Jika dibiarkan bakal jadi penyakit kronis dan berbahaya.” –Mas Redjo Awalnya saya, kau, dan kita sering menyepelekan, meremehkan, dan tidak peduli dengan perilaku yang suka mengumpat, mencemooh, dan nyinyiran pada teman. Disadari dan diakui, atau tidak, ternyata hal itu dapat menimbulkan luka pada…
Secercah Cahaya Semesta -43
Bocah Angin-545
Memotret Sosok Wajah Para Pahlawan
1.Ada yang berkumpul di Taman Makam Pahlawan NasionalAda yang di Taman Makam Pahlawan DaerahAda yang di pemakaman milik keluargaAda juga yang di tengah hutan belantaraAda lagi yang di jalanan kotaAda yang terhimpit di bangunan modernArwah para pahlawan berkumpulmenyambut Hari Peringatan Pahlawan NasionalTetapiekspresi wajahnya berbeda-bedakebanyak diam seribu bahasaEntah mengapa dan karena apa? 2.Ketika diwawancarai para reportermasing-masing…
Hidup sebagai Ungkapan Kehadiran Allah
“Mereka yang mencari kebenaran, tapi berhenti pada keindahan ciptaan itu gagal melihat Sang Pencipta di baliknya. Bagi hati yang murni, setiap matahari terbit, helaan napas, dan kesederhanaan hidup jadi ungkapan kehadiran Allah.” Kitab Kebijaksanaan mengingatkan kami, bahwa kehadiran Allah yang tak kelihatan sesungguhnya nyata melalui karya tangan-Nya. Langit menceritakan kemuliaan-Nya, cakrawala memberitakan karya-Nya. Tapi sering…
Bergurulah pada Tiram
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Disintegrasi Positif”(Lewat proses yang menyakitkan, kelak akan membawa hasil)(Kazimierz Dabrowski) Bersakit-sakitlah Dahulu, Bersenang-senanglah Kelak Para pendahulu bangsa kita telah mewariskan sebuah ungkapan, “Bersakit-sakitlah dahulu, dan bersenang-senanglah kemudian.” Sebuah persuasi yang bersifat memotivasi, agar kita berani untuk menerima dan bersedia menderita lewat suatu proses yang sangat menyakitkan. Mari Belajar dari Tiram…
Kuasa Sejati
Ketika ada banyak ‘kuasa’ yang mempengaruhi, mengendalikan dan mengatur kita. Lalu ‘kuasa’ mana yang harus diikuti? Kita jadi pusing sendiri, ketika tidak bisa mengikutinya, karena terlalu banyak kuasa itu. Lihat, di atas kita ada yang lebih berkuasa, dahsyat, yang berusaha mengendalikan serta mengatur kita. Jadi artinya, kita ini sangat tidak bebas. Belum lagi ada hal-hal…







