“Semakin kita menyadari betapa besar Allah telah mengampuni kita, semakin hati kita belajar mengampuni.” Allah yang Maharahim, Petrus pernah bertanya kepada Yesus Putera-Mu, “Sampai berapa kali ia harus mengampuni saudaranya yang bersalah?” Tujuh kali itu rasanya sudah sangat murah hati. Tapi Yesus menjawab, “Bukan tujuh kali, melainkan tujuh puluh kali tujuh kali.” Dengan itu Yesus…
Kategori: PENULIS
Ekspresi Sekeping Wajah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sekeping wajah sesamamu adalah ‘epifani’ penampakan Tuhan, yang memanggilmu untuk bertanggung jawab dan kasih”(Emanuel Levinas) Wajah, oh, Sang Wajah Wajah, setiap manusia memiliki seraut wajah, sekeping organ tubuh unik. Dialah mentarimu. Dialah rembulanmu yang senantiasa kau sayangi. Wajah, adalah bagian tubuh paling esensial dan vital untuk mengenal seseorang. Dari ekpsresi…
Jejak Kelana Nafas-66
Bocah Angin-545
Untaian Ayat Sujud-1
1.Tanya Doa-ku Ya, Allah, ya, RabbSudah berkali-kali sujudku di atas sajadah iniMenoreh kewajiban menulis doaAdakah jawaban-Mu untuk pintaku Ya, Allah, ya, TuhankuTelah jutaan langkah aku berkelanamenyusuri malam dengan tasbihkuNama-nama terindah-Mu kudaraskanAdakah Maha Kasih-Mu mendengarkan Aku ingin jadi angkasabiar bertaburan planet dan bintangdan selalu memeluk cahaya-Mu terangAku ingin jadi samudraagar bisa siang malam membagi ombak gelombangAtauJadikan…
Sejenak Diam
“Stop and go.” -Rio, Scj Hidup yang baik berawal dari hati dan pikiran yang baik. Hidup yang penuh berkat berawal dari pikiran yang penuh berkat. Kadang kita perlu berhenti sejenak dan mengingat kembali, betapa indah dan beruntungnya kita. Coba, tarik nafas yang dalam dan hembuskan perlahan. Begitu mudahnya kita menarik nafas itu. Ketika kita membuka…
Anda Pasti Mampu Mengampuni
Bila kita disakiti atau dilukai, maka hanya ada dua pilihan, yakni: mengampuni atau membalas dendam. Pilihan mengampuni akan membebaskan dan mendamaikan hati, sementara pilihan membalas dendam hanya mendatangkan kepuasan sesaat, namun membuat hidup ini tidak tenang sepanjang hayat. Walaupun pengampuni itu sulit untuk dilakukan, tapi Yesus tetap percaya, bahwa kita mampu dan rela mengampuni mereka…
Haus akan Firman
“Mukjizat Allah sering dimulai dari hati yang rendah dan terbuka.” Kami datang kepada-Mu, ya, Allah dengan kerinduan yang dalam. Seperti Pemazmur berkata, jiwa kami haus akan Engkau, Allah yang hidup. Ada kekosongan dalam hati manusia dan hanya Engkau yang dapat memenuhinya. Dalam Injil, Yesus kembali ke kampung halaman-Nya. Mereka mengenal Dia sejak kecil. Mereka pernah…
Dari Kenosis yang Riuh Gelar menuju Keheningan yang Mencerahkan
Dahulu, bejana hidup kita penuh sesak dengan peran dan pengakuan. Sebagai apa pun perannya, hari-hari kita riuh dengan kata-kata, jadwal, dan pandangan mata yang menatap penuh rindu. Ibarat bejana merasa ‘penuh’, karena kesibukan. Dengan menyusut, Tuhan seolah-olah mengetuk bejana itu dan meminta kita menumpahkan isinya. Kita harus mengosongkan diri dari identitas yang selama ini dibangun…







