Kategori: PENULIS

Iman Dibuktikan dalam Kesetiaan

“Ketika kebenaran menuntut harga yang mahal, rahmat memberi keberanian untuk tetap setia.” Allah mengajak kami menatap hati manusia dengan jujur. Dalam Injil, Herodes tidak dapat mengabaikan Yesus. Nama Yesus mengguncang hati. Membangkitkan rasa ingin tahu, ketakutan, dan rasa bersalah. Orang banyak bertanya-tanya, siapa itu Yesus. Tapi Herodes terperangkap oleh...

Jejak Kelana Nafas-34
Bocah Angin-545
Surat Balasan Tuhan-ku 4

Wahai, anak-Ku dan manusia ciptaan-KuTak pernah berkesudahan kasih-Ku bagimukarena Aku Maha PengasihTak pernah habis cinta-Ku kepadamukarena Aku Maha CintaNamun,pikiranmu tak pernah mampu memahami semuanyaKarena Aku Maha Misteri tak terselamiKarena Aku Maha Kaya dan Maha SempurnaSedangkanmisteri pribadimu saja tak mampu engkau sadariMisteri sesama saudaramu tak akan tuntas dipahamiMisteri alam semesta...

Spirit Belajar Unik Khas Socrates

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sapere Aude”“Beranilah untuk Berpikir Sendiri”(Horatius) Manusia itu Makhluk yang mampu Berpikir Secara antropologis Tuhan telah menciptakan tiga macam makhluk hidup, yakni manusia, tumbuhan, dan hewan. Dari ketiganya itu, hanya makhluk manusialah yang dikaruniai dengan akal serta budi dan pikiran. Adapun tujuan dan fokus sentral...

Renungan Harian Katolik
GENGSI HERODES, DENDAM HERODIAS & KEPALA YOHANES

Jumat, 06 Februari 2026 Oleh Romo Agus CSsR Gengsi dan dendam merupakan paket yang bisa menghancurkan dan merusak. Gengsi Herodes karena jabatannya sebagai Raja membuat dia tega memenggal kepala Yohanes Pembaptis. Dendam Herodias membuat dia tega meminta kepala Yohanes Pembaptis dalam sebuah talam. Kombinasi antara dendam dan gengsi membuat...

Setia dengan Profesi

“Menekuni profesi dengan hati, karena sesungguhnya kita ini bukan siapa-siapa.” -Mas Redjo Yohanes Pembaptis berseru-seru di padang gurun mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Ia berkhotbah tentang pertobatan, bahwa “Kerajaan Surga sudah dekat.” Sedang saya bergumam lirih di kesunyian diri. Saya bergumam dalam keheningan, karena sadar, saya ini bukan siapa-siapa, sehingga...

Keberanian Rohani

Menyerahkan hidup ke dalam tangan Tuhan bukan berarti menyerah pada keadaan. Sebaliknya, ini adalah langkah aktif untuk memberikan ruang bagi rencana Tuhan yang sempurna terjadi dalam hidup kita, melampaui keterbatasan nalar manusia. Tindakan ini disebut sebagai keberanian rohani. Seperti yang tertulis dalam Mazmur 31: 6, menyerahkan diri ke dalam...

Misi Perutusan

“Ketika Tuhan sungguh jadi yang pertama, ketakutan hilang kuasanya dan perutusan menemukan keberanian.” Setelah ditolak di kampungnya sendiri, Nazaret, Yesus tidak mundur dan tidak tenggelam dalam kekecewaan. Ia terus berjalan dari desa ke desa untuk mewartakan Kerajaan Allah dengan kesetiaan nan teguh. Yesus memanggil kedua belas Rasul, dan mengutus...

Sebuah Refleksi tentang Dada Pilu:
Nasi pun telah Jadi Bubur

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Surat buat Mama Reti,Mama, saya pergi dulu. Mama relakan saya pergi, jangan menangis, ya, dan jangan mencari atau merindukan saya.Selamat tinggal Mama.”(Sepucuk surat bertulis tangan dari anak YBR) Ekspresi Rasa Pilu di Dada Duka ini Tulisan bernada pilu ini mengalir dari sudut nurani sadarku...

Jejak Kelana Nafas-33
Bocah Angin-545
Surat Balasan Tuhan-ku 3

Salam dan berkat-Ku selalu bagimuanak yang baik dan tercintaAku melihat engkau berjuang kembali ke dalam dirimumerasakan konyol dan picik akalmuAku saksikan kesulitanmu untuk jujur pada dirimuketika harus bisa melihat pribadimuAku amati ternyata perjuanganmu menyadari selera dan usahamu memahami diri pribaditernyata jauh lebih sulit dan menyakitkanKetika dibanding dengan gelora hasratmuingin...

Bahagia itu Dekat

“Be joyfull person and be faithful person.” -Rio, Scj Bahagia itu bukan pada miliaran deposito dan tabungan bank, bukan pula pada jabatan dan kekuasaan. juga bukan pada kendaraan dan rumah mewah. Jika begitu hanya segelintir orang yang bisa mendapatkan. Bahagia itu tidak jauh dari kita, bila ada kehangatan dalam...

Renungan Harian Katolik
DIUTUS BERDUA-DUA TAPI TAK BAWA APA-APA.
ADA APAKAH?

Kamis, 05 Februari 2026 Oleh Romo Agus CSsR Perikop injil hari ini mengungkapan Yesus yang mengutus para murid pergi berdua-dua. Setelah tinggal bersama Dia, mereka diutus tanpa membawa apa-apa. Memang mereka dibekali dengan kuat kuasa Roh kudus untuk mengusir setan dan menyembuhkan penyakit. Tapi mereka dilarang membawa apa-apa kecuali...

Kasih-Nya Menyehatkan Jiwa

“Harta yang paling bernilai di dunia ini adalah hidup saling mengasihi dan bahagia.” -Mas Redjo … Tidak dipungkiri, bahwa hidup saling mengasihi dan bahagia itu idaman kita semua. Faktanya, banyak dari kita yang sekadar kepengin, tapi berat dan sulit untuk mewujudkannya. Saya ingin hidup untuk mengasihi dan bahagia, karena...

Sahabat Sejati

Sesungguhnya, anugerah terbesar dalam perjuangan adalah memiliki sahabat yang mampu jadi cermin pengingat dan tonggak penguat saat raga ini mulai letih. Dengan kebersamaan ini, kita membuktikan, bahwa menjaga kebenaran itu bukanlah jalan sunyi yang harus ditempuh seorang diri. Mari kita terus melangkah, karena dalam kebersamaan, setiap beban jadi ringan...

Komentar

“FOPO – Fear of Other People’s Opinion.” Seorang teolog John Wesley pernah mengatakan, “Kita tidak bisa melarang burung terbang di atas kepala kita, tapi kita bisa memastikan mereka tidak membuat sarang di atas kepala kita.” Dengan kata lain, John Wesley mau menegaskan, bahwa kita tidak bisa melarang orang membicarakan...

Ketika Kesombongan Menutup Hati

“Keterbiasaan dapat menumpulkan iman, tapi kerendahan hatimemulihkan rasa kagum.” Yesus datang ke kampung halaman-Nya sendiri. Ia seharusnya paling diterima, tapi iman tidak menemukan rumah di sana. Justru Ia ditolak. Yesus masuk ke rumah ibadatdan mengajar dengan hikmat yang mengagumkan, dengan wibawa yang menggugah hati. Orang-orang heran, tapi kekaguman itu...