Hidup yang bahagia itu melayani. Jika ada orang yang mengatakan dan beranggapan, bahwa melayani sesama itu membosankan berarti pandangan itu yang perlu dibenahi dan diluruskan. Coba amati dan resapi dalam hati, tatapan mata orang yang dilayani itu. Ada pendar bahagia di mata itu, karena diperhatikan, dibantu, dan senyum tulus ucapan terima kasih. Ketika bosan melayani…
Kategori: PENULIS
Puisi Gogyoshi Gerejawi – 265
Oleh: Y.P.B. Wiratmoko 804Kesetiaan Jalinlah kesetiaan dalam persahabatanJangan hanya mengandalkanJabatan, uang, dan keahlianJabatan bisa berakhir, uang bisa habisKeahlian bisa menurun, kesetiaan sampai akhir hayat 805Melalui Firman Tuhan Tuhan Yesus, melalui firman-MuAku mengetahui kehendak-MuKaruniakanlah kesetiaan kepadakuAku ingin melayani-Mu sepenuh hatiBerilah aku kebijaksanaan penuh cinta 806Menyambut Kedatangan Tuhan Sambutlah kedatangan Tuhan dengan sukacitaRenungkan Firman-Nya di dalam hatiHiduplah…
Serpihan Jejak Musyafir -166 Pernak-pernik Pemilu 2024
Simply da Flores Ada yang diam tenangdengan cermat membaca Fenomenadalam hening menyimak faktadan bijak meraih maknaAda yang aktif bicarakumpulkan aneka data dan faktabolak balik ayat aturandan mengatakan aneka pendapatAgar rindu kebenaran ditegakkandan keadilan bisa terciptabagi hak kehidupan bersamaAda yang turun ke jalananserukan dengan suara lantangsampaikan pendapat dan sanggahanatas fakta aneka kecuranganyang ditemukan terjadi di lapanganSaat…
Berani Sportif itu Hebat
Pernah kalah dalam suatu pertandingan? Volley, bola kaki, atau paduan suara? Yang kalah cenderung lebih ramai, ada yang tak habis upaya untuk menutupi, bahwa kalahnya itu tidak wajar, direkayasa, dan sebagainya. Walau akhirnya, ya, tetap kalah, karena memang beda kelas. Kalau fakta beda kelas itu diterima sebagai dasarnya, hati pasti damai. Begitulah pasukan Festival Paduan…
Jadilah Rendah Hati
“God give you a gift of 86.400 seconds today. Have you used one to say thank you.” – Rio, Scj Waktu terus berjalan tanpa pernah terulang. Peristiwa silih berganti datang. Kadang membahagiakan senyuman pun hadir dalam kehidupan. Kadang pula kesedihan sampai air mata tidak tertahankan menetes. Tak semua hari baik memang, tapi selalu ada hal…
Mari Kembali ke Asal
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sang manusia itu berasal dari debu tanah, dan ia pun akan kembali menjadi debu tanah.”(Amanat Kesejatian Hidup) Kita, sang manusia ini, sejatinya hanyalah setitik debu di tumit sang kehidupan. Kita juga hanya setitik rindu yang secara naluriah selalu merindukan sumber asal kita. Seperti seruan kerinduan Santo Agustinus kepada Sang Sumber…
Teguh Hati agar Tidak Jatuh ke Dalam Kesesatan
“Apabila kamu mendengar tentang peperangan dan pemberontakan, janganlah kamu takut. Sebab semuanya itu harus terjadi dahulu, tapi itu tidak berarti kesudahannya akan datang segera” (Luk 21: 9). Kata-kata Yesus kepada para murid-Nya dapat terdengar seperti headlines di koran-koran dan media massa. Kelihatannya, ke mana saja kita melihat, kita akan menemukan laporan-laporan atau reportase tentang peperangan,…







