Kategori: PENULIS

Serpihan Puing Kampung – 13
Mengenang dan Memaknai Tragedi Bencana Alam

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Tanggal 12 Desember 1992 terjadi Gempa dan Tsunami di pulau Flores. Sekarang diperingati genap 30 tahun yang lalu tragedi bencana alam itu. Wilayah Maumere – Kabupaten Sikka adalah tempat yang paling berdampak. Korban nyawa dan kerusakan material mengerikan. Ada monumen tsunami di tengah...

Serpihan Puing Kampung – 12
Adakah Hak dan Kewajiban Asasi Kampung?

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Tanggal 10 Desember diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia Internasional. Hak asasi ini berkaitan dengan deklarasi PBB, Perserikatan Bangsa Bangsa. Organisasi dunia yang didirikan para anggotanya tentang Hak Asasi Manusia. Hak Hidup, hak mendapat perlindungan, hak berbicara, dan hak asasi lainnya. Lalu, ada...

Serpihan Puing Kampung – 11
Pasar: Barter, Uang, Angka di Gadget

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Dalam relasi kepentingan zaman dahulu, terlahir satu tradisi yakni pasar. Di pasar itu, terjadi pertemuan aneka kepentingan untuk saling tukar. Pasar Barter, karena sepakat menukar barang, karena tahu apa yang dibutuhkan. Misalnya nelayan menukar ikan dengan ubi jagung buah dari petani. Lalu, waktu...

Serpihan Puing Kampung – 10
Kilau Digital Milenial

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Jalan raya sudah menjangkau desa, kampung, dan udik pemukiman komunitas adat budaya. Kendaraan bermotor masuk ke pelosok dan mengubah banyak hal. Lalu, listrik pun sudah menerangi rumah-rumah sederhana, serta aneka manfaat ikutannya. Kampung terang dengan kemajuan modern serta sarana digital zaman now. Aktivitas...

Serpihan Puing Kampung – 09
Sakit Penyakit dan Bencana Alam

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Sejak dahulu kala, manusia sudah mengalami sakit penyakit dan bencana alam. Dalam tiap zaman ada konteknya terjadi sakit penyakit dan bencana alam. Komunitas masyarakat adat di berbagai belahan dunia, memandang sakit penyakit dan bencana alam itu sebagai teguran kepada manusia, atas perilaku yang...

Menikmati 12 Puisi Pendek Yang Manis

Karya: Y.P.B.Wiratmoko (1) DUNIA BERDANDAN DuniaRuang dan waktuTerus berdandan sesuaikehendak-Nya • (2) UKURAN SEBUAH KARYA Sebuah karya yang baikBukan diukur dari banyak jumlahnyaMelainkan seberapa banyak“Kasih” yang terkandung di dalamnya • (3) PERNYATAAN DAN PERTANYAAN Aku mencintaimu!Apakah engkau mencintaiku? • (4) STAGNAN BerdiriSatu kakiTanpa melangkah • (5) BERKEMBANG Menjadi lebihDalam...

Serpihan Puing Kampung – 08
Bahasa Adat Budaya & Bahasa Digital Milenial

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Dalam komunitas adat budaya, ada warisan bahasa dari leluhur. Beberapa, ada yang tertulis, namun umumnya bahasa lisan. Ada bahasa untuk komunikasi harian, ada bahasa dalam ritual, ada juga budaya. Banyak yang sudah hilang tergerus zaman, karena komunitasnya pun punah, tidak bertahan dan berkembang....

Sekali Katolik Tetap Katolik Sampai Akhir

Red-Joss.com – Rabu, 11.01. 23, jam 19.00 saya dan istri memenuhi undangan sahabat kami satu lingkungan yang pernah sama-sama ditenggelamkan banjir. Acara kemarin adalah Misa “In Loving Memory” ibunya yang setahun lalu dipanggil Tuhan. Saat ibu itu wafat, kami juga hadir dalm Misa ‘Requiem’ beliau. Dalam misa, Romo bertanya:...

Serpihan Puing Kampung – 07
Rumah Kampung dan Gedung Berkaca

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Bangunan rumah di kampung adat budaya sangat unik. Bahannya selaras alam, sederhana, dan proses membangun disertai sejumlah ritual, dengan cara pandang, nilai dan prinsip yang khas di setiap komunitas adat. Ada yang sudah punah, ada yang berubah dan beradaptasi, ada yang masih dipertahankan...

Serpihan Puing Kampung – 06
Perjumpaan Kampung dan Digital

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Tidak selalu kita bisa berjumpa, harus dengan bertemu wajah, agar bersenda gurau cerita, atau berbagi duka lara, mengurai kusut problematika atau untuk meramu langkah meraih cita. Memang, kodratnya kita saling butuh dan saling melengkapi.Karena jarak memisahkan kita,tangan tak mampu bersalaman, wajah tak bisa...

Serpihan Puing Kampung – 05
Menghadapi Bencana Alam

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Dalam tradisi adat budaya kampung, relasi dengan alam semesta adalah sakral. Alam disapa dengan nama dan pribadi. Bumi ini Ibu, Langit adalah Bapak, segala isinya adalah saudara-saudari. Ada kepercayaan, bahwa manusia berasal dari alam lingkungan, maka ada totem dan tabu setiap suku. Isi...

Serpihan Puing Kampung-04
Bangunan Ritual dan Modernisasi

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Sebagai bukti sejarah tempo doeloe, ada sejumlah kampung tua dari komunitas adat budaya di Nusantara, bisa dijumpai bangunan ritual. Ada megalitik, menhir, punden berundak, juga kubur batu leluhur. Sebagian dari bangunan itu masih dihormati dengan ritual adat, tapi kebanyakan hanya bisu sebagai jejak masa...

Serpihan Puing Kampung – 03
Pertemuan Internasional Kampung di Bali

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com –  KTT G20, baru selesai digelar di Pulau Dewata, Bali. Para pemimpin negara G20 hadir, tamu undangan dan semua tim pendukung datang dalam acara bergengsi itu. Indonesia sukses menjadi tuan rumah dan mengemban tugas presidensi 2022. Saya sebut sebagai “Pertemuan Internasional Kampung”. Ada ribuan...

Serpihan Puing Kampung – 02
Anak Kampung dan Kilau Digital

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Komunitas kampung berkembang sesuai konteksnya. Anak-anak pun terlahir dan alami fakta zaman. Sekarang ada jalan, transportasi, sekolah, listrik dan sarana komunikasi digital. Mengakar ke tradisi identitas budaya baru mulai, saat yang sama diserbu gelombang tsunami informasi dari sarana komunikasi digital milenial. Anak-anak kampung,...

Serpihan Puing Kampung – 01
Pada Mulanya Kampung

Oleh Simply da Flores Red-Joss.com – Setiap manusia terlahir dengan dimensi sosial. Setiap pribadi ada dari yang lain, ada bersama yang lain, dan ada untuk yang lain. Satuan sosial terkecil adalah keluarga, ibu bapa anak. Lalu, ada perubahan kesadaran sosial dan lahirlah “kampung” – kelompok sosial yang menetap. Dari...