“Laki-laki tampak gagah, ganteng nan mempesona itu, karena huruf L, kalau nggak jadi Aki-aki.” -Rio, Scj. … Pengamatan sederhana ini mungkin sedikit menggerakkan kita. Pernah nggak kita berpikir, kenapa di tempat makan pinggir jalan atau warteg yang harga makanannya hanya Rp10.000 per bungkus itu kebanyakan yang membeli laki-laki. Sementara di tempat minuman mahal yang harganya…
Kategori: PENULIS
Menuju Hidup Kekudusan
“Hidup dalam pernikahan itu agar kita mempunyai keturunan. Tapi jadi mempelai Tuhan agar kita hidup kudus.” -Mas Redjo … Ketika saya hendak meneruskan ke Seminari, Ibu melarang. Alasannya, saya anak tunggal, dan dianggap tidak berbakti, jika tak meneruskan garis keturunan. Ibu keukeh dan tidak mau menerima penjelasan saya. Meski kecewa, saya berdoa agar jiwa panggilan…
Carpe Diem
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hiduplah dengan lebih sadar, lebih berani, dan hargailah setiap momen.”(Didaktika Hidup Sadar) Kita Terjebak di antara Tikus, Macan, dan Ular Inilah sebuah kisah kuno Buddhis yang kaya makna dan filosofi kehidupan! “Bagaimanakah responmu, andaikan Anda dililiti oleh aneka krisis antara hidup dan mati?” Seorang Pria dikejar oleh seekor macam di…
Selalu Ada Solusi
“Hidup ini pancaran kasih Allah agar kita memahami rencana dan kehendak-Nya.” -Mas Redjo … “Sumangga Gusti,” adalah mantra sikap kerendahan hati, totalitas dari penyerahan dan kepasrahan hidup kita yang percaya dan mengimani-Nya. Jujur, semula saya selalu bertanya pada diri sendiri, ketika menghadapi suatu masalah atau persoalan yang sulit itu untuk direfleksikan. Tapi, kini saya segera…
Pemimpin Abu-abu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Der Wille zur Macht”“Kehendak untuk Berkuasa”(FW Nietzsche) Siapakah itu Nietzsche? Dia seorang filsuf asal Jerman yang hidup pada abad ke-19 (1844-1900). Dia dikenal sebagai seorang filsuf yang sangat radikal dan kontroversial tentang filsafat, seni, dan budaya. Di dalam tulisan ini, saya mengutip adagiumnya, “Der Wille zur Macht” (Kehendak untuk Berkuasa)….
Sang Penceramah
“Sekecil apa pun perbuatan kasih itu lebih bermakna, dibandingkan seribu kata-kata indah yang tiada nilainya.” -Mas Redjo … Lelaki itu berjalan mondar-mandir. Hatinya risau. Aneh, baru kali ini ia merasa terusik. Padahal ia terbiasa berdiri di podium memberi ceramah. Sedang malam ini, ia didaulat Pak Kaling untuk memberikan renungan sembayangan yang lingkupnya kecil, dan dihadiri…
Halaman 13 Buku Putih:
Bertukar Berkabar dan Saling Mendoakan
Halaman 13 Buku Putih tentang ‘ngaruhke’, sarana perekat yang memastikan, bahwa api persaudaraan tetap bernyala. Istilah ‘ngaruhke‘ (Jawa) secara harfiah berarti perhatian pada orang lain. Khabar- Kinabharan (saling berkabar), sebagai wujud paling sederhana, tapi kuat dampaknya, karena alasan berikut: Dengan menyapa atau sekadar tanya kabar, seseorang mengakui adanya orang lain, wujud penghormatan paling dasar persaudaraan…







