Pernahkan kita berpikir untuk sesekali mengubur diri sendiri? Jika belum pernah berarti hati ini yang perlu diformat ulang! Lho, emang kenapa? Berarti hidup kita nyaman, tentram, dan bahagia. Bisa juga, karena kita tidak peduli dengan hidup orang lain. Lebih suloyo lagi, adalah kita tidak memikirkan, bahwa suatu saat harus kembali pada Sang Pencipta. Apakah kita…
Kategori: PENULIS
Secercah Sajak Semesta – 173
Dalam Debu dan Serpihan Puing
Simply da Flores 1.Ada wajah terpatri dalam debu dan serpihan puingtetapi sosoknya kelam bagi mataAda suara menggema dalam debu dan asap hitamtetapi pemiliknya tak tahu siapahanya pasti terekam anginDebu, asap dan puing amarahterlahir oleh lara derita yang mengambangAntara kata sumpah janji dan fakta pengalamanternyata sering jauh berbedaVox Populi Vox DeiNegara Kesatuan Republik IndonesiaApakah hanya untuk…
Sang Perfeksionis
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tak ada gading yang tak retak. Itulah sebabnya pensil-pensil mempunyai penghapusnya.”(Anonim) Errare Humanum est Sebuah pepatah China mengatakan, bahwa “Air yang terlampau jernih, tidak akan ada ikannya.” Hal itu merupakan sebuah realitas hidup, bukan? Karena sesungguhnya, hampir tidak mungkin ada kesempurnaan di atas bumi ini. Karena di balik suatu kesempurnaan,…
Mengapa Harus Saya?!
“Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Persoalan datang mendera itu biasa. Yang luar biasa adalah, ketika kita berani mensyukuri hal itu sebagai anugerah Tuhan.” -Mas Redjo … Ketika DN didera banyak masalah, ia mudah reaktif dan memprotes Tuhan. “Mengapa harus saya?” Tuhan seperti pilih kasih, dan ia merasa ditinggalkan sendirian. “Tuhan tidak adil!” kata DN emosi….
Meminjam dalam Keadaan Kosong, Mengembalikan dengan Penuh Kelimpahan
Injil Lukas 5: 1 – 11 ini selalu jadi spesial bagiku, karena darinyalah saya mengambil moto tahbisan Imam dan Episcopalku. Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Jangan takut melayani Tuhan, karena sesungguhnya Ia telah menyediakan berkat-berkat yang Anda perlukan. Ia akan menganugerahkannya kepadamu pada saatnya.” Firman Tuhan mengisahkan kebenaran judul renungan ini, ketika Yesus meminjam perahu…
Secercah Sajak Semesta – 172
Masihkah Kita Indonesia
Simply da Flores 1.Aku, IndonesiaEngkau, IndonesiaDia, IndonesiaKita, IndonesiaMengapa Indonesia berbeda maknaMengapa kita tak sama nasibnya sebagai warga negara?Di Timur, IndonesiaDi Barat, IndonesiaDi Utara, IndonesiaDi Selatan, IndonesiaTanah air Indonesia kaya rayaMengapa sedikit yang kaya rayatetapi banyak rakyat lara menderitaMengapa tak sama di Pusat NKRIdengan nasib rakyat di delapan penjuru tanah air 2.Para pejabat publik adalah pelayan…
Hidup ini Seperti Bunga dan Daun Kering yang Jatuh
Hidup ini Seperti Bunga dan Daun Kering yang Jatuh: Hidup ini Seperti Bunga dan Daun Kering yang Jatuh: Kepastian: Kita berasal dari Tuhan, dan kita menuju (pulang) kepada-Nya. Di setiap tarikan dan hembusan nafas itu kita harus sadar, bahwa inilah hadiah istimewa yang disebut ‘kehidupan’. Hidup ini harus disyukuri, dinikmati, dan dimaknai sebagai anugerah Tuhan….







