| Red-Joss.com | Seorang teman kirim pesan kepada saya, “Ayo, ngumpul. Jangan asyik dengan diri sendiri!” Saya terperangah. Dada ini serasa ditohok. Benarkah, saya asyik dengan diri sendiri? Saya tidak langsung menanggapi, tapi berefleksi diri. Saya menolak tuduhan itu. Selama ini saya berhubungan dan akrab dengan banyak teman, meskipun lewat gadget atau bertelepon-ria. Jika berhubungan…
Kategori: MAS REDJO
Setia hingga Akhir
“Apa pun yang kita pilih dan putuskan itu harus dimaknai dan dituntaskan hingga akhir.” – Mas Redjo… “Komitmen, konsisten, dan setia” adalah janji ketaatan dan kesetiaan yang harus dihidupi oleh pribadi yang percaya dan mengimani Tuhan Yesus. Jangan goyah, tapi tetaplah teguh dan tangguh dalam perjuangan. Karena iman kita dibangun di atas batu karang Petrus….
Jangan Merampas Hak Orang Miskin
“Tidak ada yang sulit untuk merubah kebiasaan buruk, asalkan kita miliki niat dan tekad yang kuat.” – Mas Redjo Awalnya adalah kebiasaan istri yang menyalakan lampu di dalam rumah, meski siang hari, dan cuaca tidak mendung. Warisan dari orangtua yang menempati rumah dinas dan biayanya pemeliharaan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Sekali, dua, tiga, hingga berkali-kali…
Piala Pencitraan
“Pencitraan itu semu. Karena prioritas utama dan penting itu adalah ketulus-ikhlasan hati kita untuk mengasihi sesama.” – Mas Redjo Ketika seminggu belakangan ini di medsos dibanjiri dengan pencitraan Ki Demang, saya tidak ikut arus, dan hanyut ke dalam pusarannya. Bagi saya pribadi, kebenaran atau tidaknya kabar itu tidak memberi dampak dan perubahan pada saya. Pro…
Berbagi dengan Sukacita
“Dari Nabi Salomo, kita belajar bijaksana. Carilah kerajaan Allah dan kebenarannya agar semua ditambahkan kepadamu.” – Mas Redjo Kenali dan sadar diri, hal itu yang sedang kurenungkan untuk pensiun dari dunia bisnis! Caranya dengan berdoa, meditasi, laku prihatin, dan berserah ikhlas, saya mohon agar pikiran dan hati saya disinari nur-Nya. Tidak mudah, tapi keputusan saya…
Mempelai Sang Kristus
“Menghidupi keteladanan Tuhan Yesus itu lewat jalan kemurnian, ketaatan, dan kemiskinan. Karena kita adalah milik-Nya.” – Mas Redjo… | Red-Joss.com | Ajaib! Ketika saya menghadiri pemberkatan pernikahan suci anak seorang teman di Gereja, tiba-tiba ingatan saya dilontarkan ke realita hidup keimanan sendiri: “Apakah saya mempelai-Nya yang setia?” Pertanyaan itu muncul, karena saya disadarkan dengan homili…
Tekun Berdoa, Menunggu Jawaban-Nya
“Ketika bimbang dan terombang-ambing dalam ketidakpastian, saya tekun berdoa dan mohon penyertaan-Nya.” – Mas Redjo… | Red-Joss.com | Saya menyesal mengecewakan Tuhan. Permohonan dikabulkan, tapi tidak saya gunakan sebaik-baiknya. Saya abaikan pemberian-Nya itu, sehingga mangkrak dan sia-sia. Saya tidak mencari pembenaran atau menyalahkan keadaan. Semua itu mutlak kesalahan saya yang tidak komitmen dan konsisten untuk…







