“Perbuatan baik itu tidak untuk diingat agar tidak mengotori pikiran sendiri.” -Mas Redjo Sejak semula saya mengingatkan diri sendiri. Ikhlas itu tanpa sekat, syarat, dan tidak berbekas. Tapi perbuatan baik yang diterima itu harus diingat agar kita tahu diri. Bahwa anugerah Tuhan luar biasa dan diberikan kepada kita lewat orang-orang yang dikasihi-Nya. Dengan menolak ingat…
Kategori: MAS REDJO
Kita adalah Alat-Nya
“Berani membuka hati untuk peduli, karena kita adalah kepanjangan tangan kasih Tuhan.” -Mas Redjo Peka hati, peduli, dan diwujudkan dengan aksi nyata, dijamin hasilnya tidak mengecewakan! Spontan! Hal itu yang dilakukan oleh ketiga OMK (Orang Muda Katolik) yang hatinya tergerak untuk memanggil seorang pengamen, setelah ia selesai melantunkan suara emasnya. Mereka menawari pengamen itu untuk…
Mitra Kebersamaan
-Menikmati kebersamaan itu dari hati untuk merasakan kebahagiaan sejati.” -Mas Redjo Pengalaman ditelikung pabrik itu terus berulang kembali, tapi saya menanggapi hal itu tanpa emosi atau tendensi. Saya senantiasa bersyukur untuk berbesar hati dan sabar. “Silakan, jika kau mau mengambil langsung ke pabrik,” jawab saya sambil tersenyum menanggapi cerita pelanggan yang didatangi ‘sales’ pabrik. Saya…
Tidak Diteror, tapi Diingatkan dan Disemangati
“Selalu berpikir positif untuk melihat hikmat Tuhan, karena anugerah-Nya luar biasa.” -Mas Redjo Ketika berpikir negatif, kita mudah melihat kekurangan dan kelemahan orang lain, juga kita mudah korslet. Sebaliknya, ketika berpikir positif, hati kita dicerahkan oleh belas kasih Tuhan! Pengalaman itu terjadi pada saya, 15 tahunan yang lalu. Tepatnya tahun 2008, rumah kebanjiran seperut orang…
Jadilah Garam dan Terang Dunia
“Pikiran jadi gelap itu datang dari si Jahat. Pikiran ini dicerahkan, karena kemurahan hati Tuhan.” -Mas Redjo Ketika pikiran ini makin menggelap, secepatnya kita sujud di hadapan Tuhan, memohon agar kegelapan itu sirna dan diubah-Nya jadi terang. Selalu, selalu mengandalkan Tuhan! Semangat totalitas itu yang harus dimiliki umat beriman. Untuk selalu bersyukur, berserah, dan percaya…
Puasa Bisu
“Kendalikan mulut ini. Tidak untuk bicara. Tapi kita dituntut banyak mendengar agar rendah hati dan bijaksana.” -Mas Redjo Karena kita mempunyai dua buah daun telinga dan sebuah mulut. Tujuannya agar kita sedikit bicara, tapi banyak mendengar. Ketimbang banyak bicara, lebih bijak banyak bekerja untuk memaknai hidup ini. Karena itu pula, bahwa idiom mulut setajam pedang…
Di Kepung Banjir
“Dilihat dari segi bisnis, dikepung banjir itu rugi, karena gagal kirim barang. Tapi selalu ada hikmat-Nya.” -Mas Redjo Lebih bijak melihat hikmat Tuhan, ketimbang saya menyesali keadaan banjir yang mengepung Ciledug, dan di banyak daerah lainnya. Pertama-tama yang saya lakukan adalah, saya meminta maaf pada pelanggan. Karena banjir, saya batal untuk mengirim barang, meski terlanjur…







