“Saya tidak menolak kehendak-Mu. Kecuali mengucap syukur dan terima kasih.” -Mas Redjo Karena saya percaya dan mengimani, sehingga ainul yakin, bahwa rencana serta anugerah-Mu luar biasa. Hanya mereka yang mengandalkan diri sendiri itu yang berbeban berat. Mereka mudah menyalahkan orang lain, bahkan saking konyolnya itu berani menyalahkan Engkau Yang Maha Baik. Jika peristiwa pahit getir…
Kategori: MAS REDJO
Bekerja Sepenuh Hati
“Buah dari perjuangan adalah kerendahan hati, tidak yang lain.” -Mas Redjo “Melakukan dengan sepenuh hati yang jadi tanggung jawab kita dan menyukurinya,” nasihat (alm) Ibu itu amat berharga bagi saya, sehingga harus dihidupi untuk diwariskan ke anak cucu. Maksud Ibu adalah kami, anak-anaknya agar jadi pribadi yang mudah bersyukur, jujur, dan bertanggung jawab untuk tidak…
Aku Mengasihi-Mu
“Menghidupi semangat berkorban untuk keluarga dengan tulus hati, karena Tuhan mengasihi kita.” -Mas Redjo “Aku mengasihi engkau.” Tiga kata ajaib Tuhan Yesus itu tidak sekadar menggugah jiwa, tapi mengispirasi dan memotivasi saya untuk mewujudkannya dalam hidup berumah tangga. Tuhan Yesus rela berkorban untuk menebus dosa dan menyelamatkan umat-Nya agar kita merealisasikan kasih-Nya. Menghidupi semangat perjuangan…
Diam itu Bom Waktu
“Tidak selamanya diam itu emas. Ada kalanya diam itu bom waktu yang siap diledakkan.” -Mas Redjo Jujur, saya paling berhati-hati dan waspada terhadap pribadi yang pendiam. Saya takut menyinggung perasaan dan melukainya. Saya takut, jika diterkam dan dicabik-cabiknya. Berbeda halnya, jika berhubungan dengan orang yang ceplas ceplos, terbuka, dan jujur. Saya cepat akrab dan nyaman….
Kita adalah Tuan atas Hidup Sendiri
“Memagari diri sendiri itu lebih aman dan bijaksana, sebelum hidup kita dipagari si Jahat.” -Mas Redjo Saya tidak mau peristiwa pagar laut itu terulang dan terjadi dalam hidup saya. Saya tidak mau diatur, dikendalikan, dan apalagi dikuasai orang lain demi rente. Saya bekerja dengan mentaati peraturan, tatib, dan tidak menyimpang dari hati nurani. Sejatinya saya…
Jangan Takut Untuk Berbagi
“Jangan berhitung dagang dengan Tuhan, karena kita rugi sendiri.” -Mas Redjo Melayani sesama, karena pamrih itu membuat hidup kita jadi berbeban berat. Tapi melayani dengan hati sebagai ungkapan syukur, hidup ini jadi damai dan berlimpah sukacita. Saya melihat banyak bukti. Orang pamrih itu bekerjanya setengah hati, ogah-ogahan, dan berharap memperoleh keuntungan lebih dari pelayanannya itu….
Berdoa Untuk Memahami Kehendak Tuhan
“Menghidupi semangat doa dengan aksi nyata. Anugerah Tuhan luar biasa!” -Mas Redjo Tuhan itu murah hati! Meski Tuhan tidak selalu mengabulkan doa kita. Tapi Dia selalu memberi kita yang terbaik. Fakta itu saya percayai dan imani dengan sepenuh hati. Peristiwa ini terjadi pada 1997 akhir. Semula jabatan saya adalah disain grafis, merangkap penulis naskah iklan,…







