Berbeda itu Indah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Lain padang, lain belalang, lain lubuk, lain ikan.” (Peribahasa bangsa) | Red-Joss.com | Di dalam bidang ilmu pengetahuan, kita mengenal berbagai “teori kepribadian” di dalam bidang ilmu psikologi. Mungkin, Anda pun masih ingat tipe pribadi ‘introvert’ dan tipe pribadi ‘ekstrovert’. Mengapa di dalam hidup...
Aksi Tutup Mulut
Oleh Fr. M. Christoforus, BHK “Tutup mulutmu,tahu kamu, mulutmu itu harimaumu.”Demikian, sebuah seruan kemarahan, yang biasa dilontarkan seorang kepada orang yang selalu terus mengoceh. “Aksi tutup mulut” silent action expression. Di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara tidak jarang kita mendengar ada ‘aksi tutup mulut’ dari sekelompok orang, atau...
Mengenang Sang Guru
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Salamhormatku kepadamuwahai sang penabur suri teladan abadisang guru agung Dikau mendengus desau nafas keabadian Sungguh terkenang aku pada keagungan pribadimu (Pada Sepotong Catatan) … | Red-Joss.com | Di saat dunia pendidikan kita yang ternyata belum menghasilkan tamatan yang berkualitas serta masih kocar-kacirnya sistem pendidikan...
Memandang Sebelah Mata
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pandanglah seluruh realitas hidup ini dengan setulus hatimu.”(Anonim) … | Red-Joss.com | Ada sebuah seruan kebijaksanaan dari gurun, “Pandanglah seluruh realitas hidup ini dengan setulus hatimu.” Ini adalah sebuah statemen bijaksana yang bertujuan agar sang manusia itu sudi memandang sesuatu, apa pun itu, dengan...
Ujung Jemari Sang Pelukis
Oleh Fr. M. Christoforus, BHK “Lewat ujung jemarinya, sang pelukis pun sanggup melukis seraut wajah malaikat pun setan.” (Anonim) … | Red-Joss.com | Siapa itu sang pelukis? Dia, adalah seorang seniman di bidang melukis. Sang pelukis tidak hanya membutuhkan setangkai kuas, wadah berupa kertas atau dinding, atau pun tembok,...
Pria si Penggali Makam
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Orang dungu akan memberimu ikan, tapi si bijak menyodorkan mata kail.”(Anonim) ;;; | Red-Joss.com | Ada seorang pria yang dijuluki masyarakat sebagai ‘si penggali makam’. Dia tidak mempersoalkan atau bahkan menolak atas julukan itu. Karena baginya, julukan itu hanya sekadar predikat tempelan. Suatu hari,...
Tentang Sepatu-sepatu Bisu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Bisa dibayangkan banyak orang datang ke sini dan berharap memakai kembali sepatunya setelah mandi. Tetapi, mereka tidak pernah kembali.”(Elzbiete Cajzer) … | Red-Joss.com | Tulisan ini diangkat sebagai sebuah ‘refleksi hitam kita tentang kemanusiaan,’ lewat sebuah potret buram, kejamnya tentara Nazi, Jerman, pimpinan Adolf...
Wahai Sang Kesabaran di Manakah Engkau
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Penyabar itu kekasih Tuhan.” “Saya bisa sangat sabar, asalkan pada akhirnya, saya mendapatkan sesuatu yang saya inginkan.”(Margareth Thatcher) … | Red-Joss.com | Secara rohani spiritual, saya sungguh menyadari, bahwa penyabar itu adalah benar-benar sebagai kekasih Tuhan. Bukankah, Tuhanlah Sang Penyabar Sejati? Tuhanlah sumber serta...
Enam Ribu Anak Tangga
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, tiada sungai dapat menghanyutkannya. Sekali pun orang memberi segala harta bendanya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.”(Kid. 8 : 7) … | Red-Joss.com | Saya mengangkat dalam tulisan ini, sebuah “kisah cinta” paling interisan dari negeri...
Seribu Paku Menancap
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK | Red-Joss.com | Saya masih ingat akan sebuah khotbah oleh seorang imam (1971), saat saya masih berstatus murid kelas satu SMP Seminari di Mataloko, Ngada, Flores, NTT. Demikian, isi khotbah sang imam. Di dalam sebuah keluarga kecil, yang terdiri dari Ayah, Ibu, dan seorang...
Et tu Brute
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pengkhianatan adalah tindakan paling keji di bawah kolong langit.”(Anonim) … | Red-Joss.com | Tulisan ini, saya angkat demi mengenang sebuah kisah paling keji di atas bumi. Dalam ziarah perpolitikan, berbangsa, dan bernegara pernah terjadi sebuah aksi keji, yaitu kisah penikaman dari belakang yang dilakukan...
Nyali Tikus
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Memiliki keberanian bukan berarti tidak memiliki ketakutan.Memiliki keberanian berarti keberhasilan menaklukan ketakutan.”(Nelson Mandela) … | Red-Joss.com | Kita, mungkin masih ingat akan sejumlah ‘peri bahasa’ berikut ini.‘Ibarat tikus basah’. ‘Laksana tikus masuk perangkap’. Atau juga, ‘rupa harimau, hati tikus’. Kini, saya pun teringat akan...
Ujung Lidah Sang Guru
Ole: Fr. M. Christoforus, BHK Pada ujung lidah sang guru bergantung seluruh masa depan sang murid. Jika guru bertutur benar, sang murid menerima kebenaran. Jika guru bertutur salah, sang murid memikul kesalahan. Gurulah Ibu sang kehidupandan murid ranum itu buah rahimnya. (Fr. M. Christoforus, BHK) … | Red-Joss.com |...
Hanya Seutas Kafan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK |Kemegahan dan keagunganbagai hiasan belaka kala jiwamu dijemput kereta senja Kuasa serta pangkat hanyalah sebabak sandiwara tak berujung pangkal Adakah sepenggal resahmu kan didengar kala sang maut menjatuhkan detak palu di balai pengadilan senja? Jiwa letihmu kan kian meresah sepi dan engkau pun beranjak...
Manusia, Sang Bijaksanawan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK | Red-Joss.com | “Orang bijaksana ialah orang yang melihat jauh ke depan.” “Orang bijaksana, berani menentukan nasibnya sendiri.” “Orang bijaksana tidak akan membenarkan sesuatu yang tidak dapat dibuktikan.” Inilah, tiga buah kalimat argumentatif yang dicatat oleh Walther, sebagai ciri-ciri manusia bijaksana. Sedangkan, botanicus asal...