Kategori: FR.M. CHTISTOFORUS, BHK

Ketika Ketulusan Tak Pernah Kedaluwarsa

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ketulusan adalah sebuah ekspresi kejujuran psikologis, yang terpancar lewat sikap lahir dan batin”(Didaktika Hidup Sejati) Sosok Spesial yang Sulit Dijumpai Alangkah bahagianya, tatkala Anda, sempat bersua wajah dan bertatap mata dengan sosok pribadi yang sungguh berjiwa tulus. Pada saat istimewa itu, yakinlah, bahwa Anda...

Hanya Seutas Kafan

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Jiwa letihmu kan kian meresah sepi dan engkau pun beranjak hanya dililiti seutas kafan fana.”(Pada Sepotong Catatan) “Hodie Mihi Cras Tibi” Orang-orang yang berbahasa Latin, mengenal sebuah adagium yang sangat bermakna, ialah “Hodie mihi cras tibi,” artinya “Hari ini saya, dan besok Anda.” Inilah...

Guru dan Murid Beradab

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Guru telah mengajarkan saya cara menjadi orang berguna dan setia kepada negara.”(Yue Feri)(Chinese Inspirative Stories) Kisah Kesetiaan Tiada Tara Ketika dunia pendidikan kita kini, justru terkesan kian morat-marit dan para ‘out put’ kita yang terkesan tidak beretika, amburadul, serta tidak beradab, maka saya mengajak...

Tangan-tangan Hilang

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Lengan-lengan terentang adalah simbol kuasa dan kewibawaanmanusia. Sekali kelak rentangan lengan nan megah itu kan melemah. Karena kuasa dan wibawa manusia itu justru sangat terbatas.”(Pada Sepotong Catatan) Tangan Organ tubuh jiwasimbol sepucuk kuasa dan seraut wibawa Tangan-tangan hilangadalah jeritan deritamemohon kelas kasih Bahwaaku sudah...

Paku Kecil di Tapak Kaki

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Laksana duri dalam dagingatau api dalam sekam”(Peribahasa Bangsa Kita) Rasa Sakit yang dapat Menghalau Kenyamanan Pernahkah Anda mendengar sejumlah peribahasa bangsa kita, (1) “Laksana duri dalam daging dan juga (2) Ada kerikil dalam sepatu?” Kedua peribahasa itu mau mendeskripsikan, bahwa ada rasa tidak nyaman...

Kala Dilanda Kehilangan

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Anda boleh kehilangan apa saja, asalkan tidak kehilangan iman dan pengharapan hidup.”(Didaktika Hidup Beriman) Pria dengan Sepotong Balok Kayu Pernahkah Anda mendengar dan dengan saksama mencermati kisah seorang pria yang justru sanggup bertahan hidup hanya dengan memegang erat pada sepotong balok kayu? Hari naas...

Sanggupkah Kita Meraih Sebuah Tujuan Akhir

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Segala sesuatu tentu memiliki sebuah finalisasi.”(Didakrika Hidup Sadar) Tujuan Hidup “Apakah tujuan akhir dari hidupmu di dunia ini?” Demikian sebuah pertanyaan menantang yang sering kali dilontarkan, tatkala manusia sedang merefleksikan hidupnya. Tentu dari dan di balik pertanyaan ini, akan ada aneka jawaban yang sesuai...

Setia bagai Aliran Sungai

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Aliran air sungai tak pernah surut ke belakang.”(Didaktika Hidup Sadar) Kesetiaan Tiada Taranya Jika ditinjau dalam konteks ‘kesetiaan’, maka Anda dan saya perlu berguru kepada sifat-sifat dasar alamiah dari aliran air sungai yang mengalir dengan setia, sabar, dan mau merendah. Sungguh, bahwa sejatinya, tidak...

Teduhnya Ucapan Bermakna

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Pergilah Aku pun tidak menghukum engkau.”(Yesus Kristus) Dunia yang Meneduhkan Sungguh betapa teduhnya hati seorang manusia, jika ia sempat mendengar sebuah ucapan yang bersifat “membebaskan, tidak mengadili, dan sarat dengan nuansa pengampunan.” Apalagi, jika lontaran spontan itu diucapkan di saat dunia kita yang bersikap...

Ada Selembar Potret

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ada selembar potret yang paling menyayat hati, terpampang sendu di sehelai koran kota di tengah abad XXI ini”(Didaktika Hidup Duka) Aneka Potret dari Dunia Kita Dunia kita tentu memiliki berjuta lembar potret tentang dinamika dan realitas kehidupan ini. Bahkan setiap hari dunia kita telah...

Sosok Berspiritualitas

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Bagimu apa yang palingmendasar dalam hidup?”“Ya, ketika semua insan ciptaan Tuhan dapat hidup berdampingan dan saling mengasihi.”(Didaktika Hidup Sejati) Sebuah Dunia Edan Ketika sebuah realitas hidup ini menunjukkan, bahwa kehidupan manusia di atas bumi ini, kini justru kian menggila, munafik, licik, picik, fanatik, dan...

Kini Aku pun Sadar

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ternyata betapa arifnya sikap hidup guruku dan ayahku.”(Didaktika Hidup Sadar) Dari Tumpukan Kertas Kumal Inilah kisah seorang pria muda beristri, yang sangat terperanjat, setelah ia menemukan sepucuk surat dari Guru kelasnya yang ditujukan kepada Ayahnya dua puluh tahun silam. Ia lalu membacanya. Ah, sungguh,...

Laksana Garam

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hiduplah laksana garam yang serba secukupnya saja.”(Prinsip Budaya Bangsa) Garam, Kata paling Favorit “Garam,” tak pelak telah jadi sebuah kata emas di dalam budaya dan peradaban bangsa kita. Bahkan di dalam konteks keagamaan kata garam itu telah kian favorit. Berikut bukti tingginya penggunaan kata...

Tentang Sang Waktu

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Konkret, bahwa manusia hidup dan bergerak di atas relungan tempat dan dalam lingkaran waktu.”(Didaktika Hidup Sadar) Waktu adalah Guru Kehidupan “O tempora, O mores.” Duhai waktu, aduhai sang kehidupan,” demikian sebuah seruan (diktum) berbahasa Latin yang biasanya direnungkan di kala manusia mau merefleksikan tentang...

Main Kuasa dan Gila Hormat

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Main kuasa adalah sebentuk ekspresi dari sikap gila hormat.”(Didaktika Hidup Sadar) Makna Idiomatikal “Main kuasa dan gila hormat,” adalah dua buah idiom yang bermakna, tindakan sewenang-wenang dan sikap berlebihan dalam mencari pujian atau sanjungan. Ditinjau dari aspek pemaknaan, maka makna dari kedua idiom ini...