Mari merefleksikan Kematian!
Manusia dan Kematian
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kematian adalah garis batas terakhir dari segalanya.”(Horatius) Diktum: antara Kelahiran dan Kematian “Barang siapa yang pernah dilahirkan ke atas jagad hidup ini, ia harus siap untuk menerima sebuah kenyataan paling pahit, yakni kematian,” demikian diktum yang senantiasa aktual secara filsafati. Dengan demikian “kelahiran dan...
Betapa Sentral Hati Manusia
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Cinta dan benci, rindu dan sayang, semuanya bermula dari dalam sekeping hati manusia.”(Didaktika Hidup Sejati) Hati adalah Pusat Kesadaran Manusia “Hati adalah pusat kesadaran dari seorang manusia,” demikian suatu kepercayaan yang terdapat dalam banyak tradisi spiritual dan filosofis. Mengapa demikian? Hati manusia telah dianggap...
Dentangan Lonceng Nurani
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Suara nyaring yang mengiang sendu dari balik sadarmu.”(Suara Panggilan Nurani) Lonceng Nurani, adalah idiom bermakna filosofis yang dapat diibaratkan sebagai sebuah ‘suara hati’, dan berfungsi sebagai sebuah “kesadaran serta rasa tanggung jawab dari seorang manusia.” Manusia dan Suara Hati Setiap manusia memiliki sekeping nurani...
Refleksi Hari Guru:
Guruku Matahariku
Fr. M. Christoforus, BHK “Guru adalah matahari dalam hidup manusia.”(Idealisme Bangsa) Ucapan Penghormatan Bermakna “Selamat Hari Guru,” adalah sebuah ucapan rutin tahunan, tatkala Hari Guru tiba di setiap tanggal 25 November dalam setiap tahun di negeri kita. Ucapan bermakna itu menandakan, bahwa ada “rasa hormat dan apresiasi dari warga...
Refleksi tentang Kematian:
Garis di Kaki Langit
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Namaku terukir indah di atas telapak tangan-Mu.”(Sabda Sang Hidup) Kita ini Milik Tuhan “Baik hidup, maupun mati, kita ini tetap milik Tuhan,” sabda sang Kehidupan. Ya, demikianlah kesaksian iman kita. Ujung Jemari di Kaki Langit Tatkala senja nan sendu tiba, tampak terulur setangkai tangan...
Sepucuk Surat Derita
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Tak ada kabar yang lebih indah dari saya, selain daripada duka derita dan derai air mata.”(Dari Hati yang Terluka) Sebuah Deskripsi Fisik Sepucuk surat bertulis tangan, bertinta merah, tampak lusuh, tergeletak sunyi di atas sebuah meja kusam di balik sehelai daun jendela yang kusam...
Makna Sebuah Lukisan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sebuah lukisan adalah perpaduan antara coret moret dan tata warna yang penuh makna.”(Didaktika Seni Hidup) Alam Semesta Tanda Kehadiran Tuhan Secara rohani dan spiritual “penampakkan serta eksistensi dari alam semesta” ini, bukankah sebagai tanda ekspresif dari kehadiran Sang Tuhan, selaku Seniman Sejati? Sejatinya, jika...
’Titik Buta’ Orangtua Remaja
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Remaja adalah pengendara lain dibawah umur, belum menguasai “kendaraan kehidupannya.”(Neli Triana) Definisi Frase ‘Titik Buta’ ‘Titik Buta’ adalah suatu situasi atau kondisi yang tidak diketahui dan tidak disadari, yang akhirnya akan sangat berdampak dalam kehidupan. Teror di Kalangan Remaja yang Tidak Dipahami Orangtua Mengapa...
Misteri Manusia
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Manusia, siapakah engkau. Dari manakah engkau datang, danhendak ke manakah engkau kelak? (Tiga Buah Pertanyaan Abadi) Siapakah Manusia itu? Sudah sangat banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh dunia, banyak tema yang menggubris tentang dia, dan tidak sedikit pula buku yang menulis tentang misteri dari sang...
Manusia Makhluk yang Gelisah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kita tidak dapat mengubah dunia, tapi kita dapat mengubah cara kita melihat dunia”(Sang Buddha) Kegelisahan Manusia ibarat Sayap-sayap Kehidupan Kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari rasa gelisah. Karena kegelisahan itu adalah bagian yang tak terpisah dari kehidupan riil kita. Kita gelisah, karena alasan apa...
Quo Vadis, Domine
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Eo romam iterum crucifigi”(Yesus Kristus) Sebuah Refleksi Historis Tulisan ini bertolak dari sebuah refleksi religius historis mengenang “kisah perjumpaan yang tak diduga antara Guru dan Murid” di Via Appia, sebuah jalan di kota abadi Roma, Italia. Dalam refleksi ini, kita akan fokuskan pada sebuah...
Bergurulah pada Tiram
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Disintegrasi Positif”(Lewat proses yang menyakitkan, kelak akan membawa hasil)(Kazimierz Dabrowski) Bersakit-sakitlah Dahulu, Bersenang-senanglah Kelak Para pendahulu bangsa kita telah mewariskan sebuah ungkapan, “Bersakit-sakitlah dahulu, dan bersenang-senanglah kemudian.” Sebuah persuasi yang bersifat memotivasi, agar kita berani untuk menerima dan bersedia menderita lewat suatu proses yang...
Si Penjilat
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Si dia yang bertampang mulia, tetapi berjiwa munafik.”(Didaktika Hidup Sejati) Dia adalah si Bunglon ‘Si Penjilat’, yakni dia yang tampaknya bersikap serba manis, tapi maaf, justru selalu bersikap ‘lain di bibir dan juga lain di hati.’ Dia tampil sebagai pribadi yang suka berkamuflase, ibarat...
Sebuah Refleksi Hidup:
Sepasang Sepatu Tua
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Kini ia pun tergeletak di sebuah sudut sunyi, jauh dari ingatan manusia”(Didaktika tentang Nestapa Jiwa) Hidup adalah Sebuah Ziarah Sepasang Sepatu Tua, tampak tergeletak di sebuah sudut sunyi. Jauh dari tatapan mata banyak orang. Karena ia sudah bukan milik siapa-siapa lagi dan juga sudah...
Jasmerah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Ingatan kolektif bukan sekadar sejarah, melainkan ingatan yang menagih agar kejahatan masa lalu diselesaikan secara adil.”(Ricoeur) Jangan Melupakan Sejarah ‘Jasmerah’ adalah akronim dari ‘Jangan sekali-kali melupakan sejarah, demikian sang Proklamator, Presiden Pertama RI Soekarno. Riuhnya suara murni yang mengalir dari hati para anak bangsa...