Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK |Kemegahan dan keagunganbagai hiasan belaka kala jiwamu dijemput kereta senja Kuasa serta pangkat hanyalah sebabak sandiwara tak berujung pangkal Adakah sepenggal resahmu kan didengar kala sang maut menjatuhkan detak palu di balai pengadilan senja? Jiwa letihmu kan kian meresah sepi dan engkau pun beranjak hanya dililiti seutas kafan fana (Pada…
Kategori: FR.M. CHTISTOFORUS, BHK
Manusia, Sang Bijaksanawan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK | Red-Joss.com | “Orang bijaksana ialah orang yang melihat jauh ke depan.” “Orang bijaksana, berani menentukan nasibnya sendiri.” “Orang bijaksana tidak akan membenarkan sesuatu yang tidak dapat dibuktikan.” Inilah, tiga buah kalimat argumentatif yang dicatat oleh Walther, sebagai ciri-ciri manusia bijaksana. Sedangkan, botanicus asal Swedia, Carolus Linnaeus (1707-1778), menjuluki sang…
Sang Guru Arif
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hanya bekas tapak kaki sang guru sejati yang akan tetap terukir abadi di dasar sanubari sang murid.” (Anonim) … | Red-Joss.com | Anda dan saya, kita semua, tentu pernah memiliki guru-guru yang telah mengajar dan mendidik kita. Siapakah seorang guru bagi kita? Siapa pula seorang guru bagi saya dan Anda?…
Akibat Takut Salah
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Langkah banyak orang telah terhenti, karena mereka takut salah.” (Anonim) … | Red-Joss.com | Ternyata di bumi ini, tidak sedikit manusia, yang akhirnya terhenti langkah serta keinginannya untuk maju dan berjuang, justru karena mereka takut salah. Dalam konteks ini, orang takut untuk berbuat sesuatu, entah itu belajar secara formal di…
Menatap Jauh demi Meraih Impian
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan saat ini.”(Mahatma Gandi) “Aku memang berjalan lambat, tapi tidak pernah berjalan mundur.”(Abraham Lincoln) … | Red-Joss.com | Impian itu adalah segurat mimpimu. Impian itu segaris cita-citamu. Impian adalah secarik idealismemu yang perlu dikejar, digali, diraih, dan akan menjadi harta milikmu. Kakek dan…
Pada Sepotong Catatan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Sesungguhnya, kehidupannya ini pun merupakan “sepotong catatan” juga. Catatan yang menyiratkan, bahwa sang manusia, ciptaan yang tak ada duanya itu, ternyata mampu bermonolog dan berdialog dengan setiap detail hidupnya.”(Fr. M. Christoforus, BHK Pada Sepotong Catatan). “Amor Gignit Amorem“ Tak mau bersabar dan berlambat-lambat aku menjumpai pria agak aneh dan angker…
Sebuah Ironi antara Peran Penting Agama dan Kualitas Kehidupan
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK | Red-Joss.com | “Banyak negara beragama justru tertinggal jauh dibandingkan negara sekuler. Secara politik negara sekuler lebih stabil karena kebutuhan dasar terpenuhi, HAM terjaga, tidak jaim, dan tidak saling klaim merasa paling benar.” “Agama sebaiknya ‘tahu diri’ agar tidak mengintervensi kebijakan publik, termasuk olahraga dan kesenian. Jangan sampai agama justru…







