Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK | Red-Joss.com | Seorang anak berusia sepuluh tahun, masih duduk di bangku kelas empat Sekolah Dasar (SD), sempat menuliskan sepucuk surat buat almarhumah Ibundanya. Sepucuk surat kecil itu ternyata berisi sejumlah pengaduan kepada almarhum Ibundanya. Kebetulan surat itu dibuat sebagai tugas (PR) Bahasa Indonesia. Apa isi surat pengaduan si kecil?…
Kategori: FR.M. CHTISTOFORUS, BHK
Mendidik dan Mengajar
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Proses Pendidikan itu berlangsung sepanjang hayat”(Didaktika Hidup) … | Red-Joss.com | Tulisan kecil ini, saya “persembahkan kepada para orangtua serta Lembaga Pendidikan Katolik” (LPK) di Indonesia. “Bagaimana mungkin, ketika siswa kita sudah berada di bangku SMA, tetapi para guru kita masih terus sibuk untuk mengatur kerapian berpakaian para siswa?” Demikian…
Setengah Hati, Setengah Mati, dan Setengah Jadi
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Karena itu, hendaklah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di Surga adalah sempurna.”(Matius 5: 48) … | Red-Joss.com | Sejatinya, seorang anak manusia secara nurani, sangat ingin untuk menjadi sempurna. Hal itu pun sudah menjadi bawaan alam. Bahwa senantiasa ada suatu keinginan, kerinduan, atau sebuah hasrat, dan bahkan hingga terobsesi…
Berani Mengambil Risiko
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Jadi, karena engkau suam-suam kuku, maka Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.”(Wahyu 3: 16) … | Red-Joss.com | Saya tahu dan juga percaya, bahwa sejatinya, tidak mudah bagi kita untuk ‘berani mengambil sebuah risiko’ di dalam hidup ini. Berikut ini saya tampilkan dua buah adagium dari budaya bangsa kita.(1) Bagai…
Tuhan sungguh Tahu, Apa yang Terbaik
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Yang kita ketahui hingga kini, bahwa Tuhan menempatkan manusia, hanya di planet Bumi.” … | Red-Joss.com | Saya melahirkan tulisan kecil ini, sebagai reaksi personal saya, atas tulisan pada kolomTajuk Rencana 2, Kompas, Jumat, 13/10/2023 berjudul, “Hanya Dua Pilihan, Hidup atau Mati. Sungguh, Tuhan pasti tahu, “yang terbaik untuk manusia…
Kami Bukan Pemilik
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK | Red-Josd.com | Tulisan reflektif ini, bertolak dari amanat agung sebuah “Puisi Terakhir,” karya sang ‘burung merak’ alias W.S. Rendra. Lewat amanat puisi ini, kita diajak untuk ‘sadar dan tahu diri’. Bahwa sesungguhnya, segala sesuatu yang kita miliki ini hanyalah barang titipan. Kita bukan sang pemilik sesungguhnya. Mobil mewah kita,…
Musuh dalam Selimut
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Musuh dari musuhku adalah temanku”(Adagium Dunia) “Saat musuh maju, mundur. Saat dia berhenti, ganggu. Saat dia lelah, serang. Saat dia mundur, kejar.”(Peribahasa Kita) | Red-Joss.com | Mendengar dan memahami makna idiom ‘musuh dalam selimut’ terasa sudah sungguh menyakitkan hati kita. Seolah-olah ada sebilah pedang tajam dari dalam lipatan sarung hidup…







