“Seorang Nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya” (Mrk 6: 4).
“Apakah Anda pernah mengalami penolakan?”
Pengalaman ditolak, apa pun bentuk penolakan itu, pasti menyakitkan. Tapi jangan berkecil hati. Kita perlu melihat setiap penolakan itu dalam terang iman, harapan, dan kasih kepada Yesus. Pandang dan cermati setiap penolakan yang kita alami itu sebagai kesempatan untuk makin bersandar dan mendekatkan diri ini kepada Yesus.
Saat kita ditolak, ingatlah akan Yesus yang mengerti dan peduli kepada kita. Karena Yesus juga mengalami penolakan yang menyakitkan dari orang-orang terdekat dan di tempat asal-Nya.
Bawalah semua penolakan yang kita terima ‘apa pun itu’ kepada Yesus dan bersyukurlah, karena kita boleh ikut mengambil bagian dalam kehidupan Yesus!
Mari kita berusaha untuk melakukan semua kegiatan dan aktivitas di dalam hidup kita demi kemuliaan dan cinta akan Tuhan, sehingga damai dan sukacita selalu menyertai hidup kita, walaupun kita mengalami penolakan. Satu hal yang perlu kita sadari dan percayai ialah, bahwa Yesus tidak pernah menolak kita.
Sr. M. Colette, P. Karm
Rabu, 05 Februari 2025
Ibr 12: 4-7.11-15 Mzm 103: 1-2.13-14.17-18; Mrk 6: 1-6
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
http://www.renunganpkarmcse.com

