“Yang mencari Dia dalam gelap, dengan hati yang menyala oleh kasih itu akan mendengar Dia memanggil namanya.”
Allah yang Maha Rahim, Engkau menyatakan upah bagi cinta mereka yang tidak kenal lelah. Maria Magdalena mencari Yesus bukan hanya dengan langkah kaki, melainkan dengan jiwa yang menyala. Seperti mempelai dalam Kidung Agung, ia bangkit di tengah malam, rindu, mencari, berseru: “Pernahkah kamu melihat Dia yang dikasihi jiwaku?”
Kerinduannya itu tidak terpuaskan sampai ia benar-benar menemukan Dia, bukan sekadar dalam kenangan, melainkan dalam kehadiran yang hidup.
Engkau sendiri yang membangkitkan kerinduannya, Tuhan. Jiwanya haus akan Engkau seperti dalam tanah yang kering dan tandus, matanya tertuju pada tempat kudus-Mu, bibirnya memuliakan-Mu, bahkan di tengah dukacita. Ia menangis di depan kubur, bukan karena putus asa, melainkan karena cintanya tidak mau berkompromi dengan ketiadaan. Ia tinggal, mencari, menangis, dan menanti. Dalam penantian kudus itu, ia mendengar suara yang mengenal namanya: “Maria.”
Seketika, malam itu pecah oleh cahaya. Kubur itu tidak lagi kosong, tapi penuh janji. Yesus yang bangkit mempercayakan kepadanya kabar belas kasih dan pengangkatan Ilahi: “Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu.” Dosa masa lalu tidak menghalanginya jadi pewarta pertama kebangkitan, bukan karena ia yang paling layak, melainkan karena ia yang paling mengasihi.
Ya, Allah yang penuh rahmat, nyalakan hati kami seperti hati Maria. Jangan biarkan kami tenang sampai kami menemukan Engkau, bukan hanya dengan pengertian, melainkan dalam perjumpaan. Jadikan iman kami tidak kenal lelah, pencarian kami tiada henti, kasih kami tanpa malu. Seperti Maria, percayakan kepada kami misi membawa harapan kebangkitan, agar kami berani bersaksi: “Aku telah melihat Tuhan!”
Bapa, ubahlah ratapan kami jadi tarian. Isilah pencarian kami dengan sukacita. Dalam gelapnya dunia ini, panggillah kami masing-masing dengan nama.
Demi sengsara-Nya yang pedih,
kasihanilah kami dan seluruh dunia.
Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

