“Masa lalu tak sepenuhnya menjamin masa depan dan kesuksesan.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Setiap masakan mempunyai resep, racikan sendiri, dan rahasia. Enak atau tidaknya bergantung cara mengolah, rasa, dan selera. Sama halnya dengan kesuksesan itu perlu cara dan prosesnya. Berhasil atau tidaknya bergantung dari niat dan usaha.
Masa lalu kita, tidak sepenuhnya menjamin masa depan kita. Tapi apa pilihan dan keputusan kita itulah yang akan menentukan jalan hidup dan masa depan. Mungkin hari ini kita dihina, tapi besok mungkin akan ada banyak orang terpesona. Mungkin hari ini hidup susah, makan dari remah-remah, tapi besok bisa berubah dan makan di restoran mewah. Mungkin hari ini adu jotos dan bolos, tapi besok bisa jadi bos.
Hidup selalu ada dalam kompetisi, bukan untuk mengalahkan, merendahkan, dan menindas orang lain, tapi hidup itu proses mengalahkan dan menguasai diri sendiri. Menjadi sukses kadang harus berani melawan arus, mulai dari hal kecil dan sederhana, tapi dijalani dengan tekun dan serius.
Sukses memang mahal, ketika hidup seakan tidak memberikan pilihan, tetap saja kita bisa memilih melakukan yang terbaik dan menjadi teladan. Karena sukses itu membutuhkan pengorbanan. Manja dan malas itu bukan pilihan. Melainkan tekun, ulet, kerja keras, dan percaya pada Tuhan itulah pilihan dan keputusan yang membuka kesuksesan. Teruslah belajar agar wawasan makin luas dan jangan cepat puas.
Belajarlah menerima dan mencintai diri apa adanya. Tidak peduli seberapa nakal, sebrandal dan seburuk apa pun masa lalu, tetaplah jadi versi terbaik diri sendiri. Mungkin ada yang tidak suka, mencibir, dan memberi cap negatif, tapi selama mau dan tak menyerah, maka rezeki akan mendatangi. Ingat Tuhan memilih orang yang mau, bukan yang mampu.
Jangan biarkan kata buruk mempengaruhi. Jangan dengarkan nyinyiran nitizen, karena kebanyakan mereka cuma bisa kasih komen. Hidup bukan dari pengakuan orang lain, tapi dari pengenalan akan diri sendiri dan anugerah Tuhan. Masa bodoh bukan berarti bodoh, tapi itu menunjukan kualitas kedewasaan kita. Nilai seseorang bukan dari penampilan luar, tapi jauh kedalam hatinya.
Teruslah berjuang untuk jadi versi terbaik diri, maka rezeki dan kesuksesan akan mendatangi.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

