“Standard of living make you’re poor, standard of life make you’re truly joy and happiness.” – Rio, Scj.
…
| Red-Joss.com | Gaya hidup sering mengaburkan tujuan hidup. Merk menjadi ukurannya, keluaran terbaru dan super mewah menjadi yang diburu. Mobil mewah, HP tipe baru nan canggih lebih laris dari jualan kerupuk.
Demi gaya hidup dan gengsi orang rela melakukan apa saja. Ngutang dan kredit itu tidak masalah asal punya Hp terbaru. Kuota nebeng temen tidak apa-apa asal eksis di sosmed. Itulah standar taraf hidup.
Standar taraf hidup itu lebih mengutamakan kenyamanan, merk, keluaran terbaru, dan pujian dari tetangga, teman maupun nitizen. Mau naik mobil miliaran rupiah dengan naik mobil butut jalannya itu sama. Mau pakai HP canggih dengan HP jadul suara orang yang telepon juga sama. Mau pakai rolex atau jam murahan waktunya itu sama. Begitu pula memakai tas mahal atau murah fungsinya juga sama.
Standar hidup itu tidak salah, jika tampil trendy, atau gaya mewah. Tapi ada yang lebih penting dari gengsi, merk, dan pujian; yaitu hidup kita. Jangan bandingkan standar hidup kita dengan orang lain.
Sesungguhnya standar hidup itu terletak pada ‘atittude, gratitude, and spiritual life’. Itulah yang akan membuat hidup kita kaya dan sungguh bahagia.
‘Deep bondings of love’. Banyak uang memang bisa berbuat apa saja, membeli apa saja. Namun dibutakan oleh yang akan membuat kita sungguh miskin. “If you have a lot of money, you are the poorest person in the world”. Kok bisa? Bukankah banyak uang itu enak? Tapi hidup itu ukurannya tidak melulu pada uang, harta benda, dan kemewahan. Hidup jauh lebih berharga dari uang. Tuhan jauh lebih luar biasa dari kekayaan.
‘Fulfilment your life with; Truly life, truly love, truly joy and truly faith’. Tuhan tidak melarang kita kaya, justru Tuhan menyediakan semuanya agar kita bisa kaya dan sukses. Bahkan Tuhan ingin agar semua manusia merasakan kebahagiaan surga di dunia dan memperoleh kesempurnaan kebahagiaan dalam kerajaan surga.
Jadi, jangan sibukan diri pada standar duniawi, tapi arahkan hidup pada standar surgawi.
Deo gratias.
…
Edo/Rio, Scj

