“Ketimbang memberi umpan itu cepat habis, lebih bijak memberi kail agar dimanfaatkan untuk mencari rezeki.” -Mas Redjo
Saya salut-sesalutnya dan hormat pada pengurus Lingkungan M-1 yang didominasi keluarga muda itu. Tanpa banyak bicara, mereka lebih mendulukan bekerja, dan memberi bukti nyata.
Mereka memberi pelatihan pada OMK dan umat Lingkungan yang tertarik untuk memproduksi kue rumahan. Tujuannya adalah dengan pelatihan itu diharapkan umat jadi terampil untuk berwirausaha, dan mandiri.
Pelatihan pembuatan kue itu layak diapresiasi. Terobosan berani dan positif yang membuat saya jadi terhenyak serta merasa bangga sebagai bagian warga M-1.
Di sela kesibukan mengurus rumah tangga dan bekerja, mereka peduli serta menyediakan waktu untuk memberi pelatihan membuat kue. Selain untuk konsumsi keluarga, juga dibantu promosi penjualannya ke umat.
“Membangun ekonomi keluarga yang mandiri,” jelas HR, penggagas ide yang konsultan HRD itu,
Menurut HR, memberi kail itu lebih penting ketimbang memberi umpan yang cepat habis. Tapi jauh lebih bijaksana dan baik, jika kita mampu memberdayakan umat untuk membangun ekonomi keluarga jadi kuat.
Sedang bagi OMK (orang muda Katolik), dengan pelatihan yang diberikan berkesinambungan itu diharapkan mereka makin terampil dan percaya diri untuk menyongsong masa depannya.
Mencetak tenaga yang terampil dan memandirikan umat itu patut diapresiasi, sekaligus mampu menginspirasi umat lain.
Selamat dan semoga sukses!
Mas Redjo

