Oleh : Jlitheng
[Red-Joss.com] PEKA adalah nama sebuah WA group yg awalnya dibuat untuk mewadahi tumpahan inspirasi dari para pengabdi yang ingin dibagikan, berupa ‘PEKA’ (Perhatian, Empati, Kasih dan Apresiasi).
Sarwini, sebagai satu dari alumni PEKA, telah tumbuh bersama lingkungannya. Ia tidak lagi sekadar seorang ketua lingkungan, tapi yang menjelma menjadi sebuah gagasan, ide besar tentang lingkungan yang hebat, maju, dan komunitas beriman yang tidak terlupakan . Itulah Sarwini.
“Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Seperti Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan melayani.”
Hal yang paling sulit untuk menjadi seorang pelayan yang baik adalah, membujuk orang lain untuk mengikuti aktivitas dengan rela. Ini hanya bisa terjadi saat kita mampu menginspirasi dan membuat orang lain atau umat kita ingin menjadi orang yang lebih baik lagi.
“Kita bisa melakukan itu dengan memberi contoh yang baik,” kata Sarwini, yang dipanggil Kak, Kak Bernadet .
Katakanlah lingkungan kita sedang berada dalam keadaan sulit, kurang responsif, umat kita ini akan memandang kita dan melihat bagaimana kita bereaksi terhadap situasi tersebut. Jika kita menanganinya dengan baik, mereka akan mengikuti kita. Pun demikian sebaliknya.
Sebagai seorang abdi Tuhan, kita juga harus selalu berbaik sangka & memiliki pendekatan persuasif yang harus terlihat melalui tindakan kita. Tetap tenang dan rendah hati, meski sedang berada di bawah tekanan. Kita terus belajar seperti Guru Agung, Yesus Kristus.
Tetap jadi pelita bernyala.
Jlitheng

