Kantor Berita Takhta Suci Vatikan mengumumkan pengangkatan Pastor Roberto Pasolini, OFMCap sebagai pengkhotbah rumah tangga kepausan yang baru pada Sabtu, 9 November 2024. Saat ini beliau menjabat sebagai guru besar eksegesis Kitab Suci di Fakultas Teologi Italia Utara, Milan. Dalam peran barunya, biarawan ordo Kapusin itu akan menyampaikan khotbah Masa Adven 2024 dan Masa Prapaskah 2025 kepada Paus Fransiskus dan Kuria Roma.
Pastor Roberto Pasolini, OFMCap menggantikan Raniero Kardinal Cantalamessa, OFMCap yang telah 44 tahun menjabat sebagai kepala rumah tangga kepausan sejak 1980. Kardinal yang diangkat oleh Paus Fransiskus pada tahun 2020 tersebut menjabat selama masa pemerintahan tiga Paus. Pada usia 90 tahun, Kardinal Cantalamessa telah jadi pembimbing spiritual bagi jutaan orang melalui buku, ceramah, dan program televisi.
Setelah purnabakti, Kardinal Cantalamessa akan tinggal di Pertapaan Kasih yang Penuh Kerahiman, Cittaducale, Italia. Beliau akan berfokus pada doa, membaca, dan belajar bersama komunitas biarawati Klaris tersebut, sambil sesekali bertugas sebagai imam kapelan mereka.
Pastor Roberto Pasolini, OFMCap dilahirkan 5 November 1971. Beliau mengucapkan kaul kekal dalam Ordo Saudara Dina Kapusin, 7 September 2002 dan ditahbiskan jadi Imam, 23 September 2006.
Setelah meraih gelar doktor teologi Kitab Suci di Universitas Kepausan Gregorian di Roma, beliau menjabat sebagai guru besar bahasa Biblis dan Kitab Suci di Institut Teologi Antarprovinsi Laurentianum milik Saudara Dina Kapusin di Milan dan Venesia.
Imam asal Italia berusia 53 tahun ini menggunakan gaya khotbah yang berupaya membahas berbagai isu yang berkaitan dengan eksistensi dan iman manusia, sekaligus menjadikannya relevan dengan isu dan tren masa kita.
Selain diminta untuk berkhotbah dalam berbagai retret spiritual, Pastor Pasolini juga melayani orang miskin, orang yang hidup di jalanan, orang cacat, dan narapidana.
Beliau juga menulis sejumlah buku tentang spiritualitas biblis dan menggunakan teknologi baru untuk menyebarkan Injil, termasuk podcast dan kecerdasan buatan. Keterampilan ini didapatnya saat beliau masih berkarir sebagai pemrogram komputer dan terlibat dalam politik, sebelum beliau bergabung dengan seminari Kapusin.
…
Bapak Peter Suriadi, Bogor

