Saya belajar dari seseorang tentang ilmu kepasrahan. Kepasrahan itu tidak bersifat pasif dan menunggu. Kepasrahan adalah keberanian orang untuk mengosongkan diri dan membiarkan kuasa Tuhan bekerja dalam diri kita. Kuasa Tuhan memberikan daya kepada kita dan daya itu menjadi kekuatan kita untuk melewati suka duka dalam kehidupan ini.
Kita lihat dalam bacaan Injil, kuasa Tuhan bekerja secara dahsyat mengusir kuasa jahat yang bernama legion (berarti banyak/keroyokan). Bagaimana kekuatan kuasa jahat juga ditampakkan sangat kuat? Tidak ada orang yang sanggup lagi mengikat orang yang kerasukan itu. Namun, di hadapan kuasa Tuhan, mereka bertekuk lutut dan pergi meninggalkan orang yang dirasukinya.
Semuanya, karena kekuatan kuasa Tuhan. Kekuatan Tuhan inilah yang menjiwai setiap orang beriman jadi kuat dalam menghadapi hinaan dan penderitaan di dunia ini.
Kadang kala yang terjadi dalam kehidupan ini banyak yang menyesakkan dada dan membuat kita berurai air mata. Namun demikian, orang yang memiliki relasi personal dengan Allah akan mendapatkan kekuatan untuk melewati semuanya itu. Sebab, Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita.
Mari kita untuk selalu berserah pasrah dan izinkan kekuatan Tuhan bekerja dalam hidup kita.
“Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal. Engkaulah andalan dan kekuatan kami. Tidak ada satu pun yang mampu melawan kuasa-Mu. Semoga kami mau datang untuk menimba kekuatan dari-Mu, dan bukan dari dunia ini yang sering kali justru menyesatkan kami.” Amin.
…
Ziarah Batin

