Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Sesungguhnya jiwa dan badan bukan dualisme, melainkan satu kesatuan utuh total.”
,,,
| Red-Joss.com | Hal ini dapat dibuktikan, bahwa jika jiwa ini tertekan, maka hal itu pun akan terekspresi lewat raut wajah yang murung durja dan cemberut lesu.
Pengalaman hidup telah membuktikan, bahwa dalam hal ini, siapa pun tidak dapat berbohong, karena itu sudah terbukti lewat aneka pengalaman hidup kita.
Maka gerakan pancaran sang jiwa itu akan terekspresi lewat:
Ketulusan itu akan terpancar bercahaya lewat gerakan bola mata.
Kebaikan itu akan terpancar transparan lewat aneka tindakan.
Kebijakan itu akan terdengar lantang dari tuturan yang arif.
Kesetiaan itu akan terekspresi lewat keikhlasan hati.
Kejujuran itu akan terkuak lewat sikap konsisten.
Maka, sesungguhnya berbahagialah orang-orang yang mampu memancarkan keindahan jiwanya kepada dunia.
Semoga di dalam hidup ini, kita mampu dan ikhlas untuk memancarkan kasih Sang Ilahi lewat ekspresi jiwa sejati kita!
“Hai jiwaku, pujilah Tuhanmu di setiap waktu!”
…
Kediri, 1ย Februariย 2024,

