Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“Laksana duri dalam daging
atau api dalam sekam”
(Peribahasa Bangsa Kita)
Rasa Sakit yang dapat Menghalau Kenyamanan
Pernahkah Anda mendengar sejumlah peribahasa bangsa kita, (1) “Laksana duri dalam daging dan juga (2) Ada kerikil dalam sepatu?”
Kedua peribahasa itu mau mendeskripsikan, bahwa ada rasa tidak nyaman alias gangguan di dalam bagian tubuh tertentu, yang ternyata dapat berdampak mengganggu rasa nyaman.
Anda dan saya bisa merasakan, betapa tidak nyamannya, jika di bawah telapak kaki ini terasa ada kerikil yang mengganggu rasa nyaman saat bersepatu, bukan? Hal itu sesungguhnya hanya sebuah gangguan kecil, namun justru dapat mengusik rasa nyaman, bukan?
Di balik kondisi riil ini, penulis justru mau mengungkapkan, bahwa sebuah gangguan, walau sekecil apa pun, tapi justru sungguh mengganggu.
Sebuah gangguan, walaupun sekecil apa pun justru sangat menghambat rasa nyaman dalam seluruh proses hidup seorang manusia. Maka, tugas Anda dalam hal ini, agar segera menyingkirkan yang menyebabkan gangguan itu.
Paku Kecil di Telapak Kaki
Ungkapan ini mau mendeskripsikan, bahwa “ada rasa tidak nyaman, karena ada gangguan di telapak kaki, saat Anda bersepatu.” Terasa sungguh sakit bagai ditikam paku tajam di telapak kaki. Rasa sakit ini, baru sirna, justru setelah Anda melepaskan sepatu dan mengangkat paku kecil itu dari bawah telapak kakimu.
Jadi dalam konteks ini, diperlukan sebuah aksi konkret, yakni segera melepaskan sepatu dan mencari paku kecil itu, lalu membuangnya. Inilah sebuah aksi nyata, jika Anda sungguh ingin hidup nyaman.
Bahwa di dalam seluruh rangkaian dinamika hidup ini, selalu saja ada gangguan kecil, tapi yang justru berdampak sangat mengganggu seluruh proses hidup manusia. Maka, tugas utama kita ialah segera bersikap untuk mencari dan menemukan sesuatu yang menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman itu.
Laksana Tubuh Manusia
Ibaratnya di dalam tubuh seorang manusia, bukankah ketika jemari Anda terluka, maka seluruh tubuh ini akan turut merasa sakit?
Maka, dapat disimpulkan, bahwa sebuah gangguan sekecil apa pun justru akan berdampak besar, jika tidak segera dicarikan solusinya!
Kediri, 7 Agustus 2025

