Lho?! Yang bener. Jangan tendesius dan berprasangka buruk, ah. Kau ini sok tahu. Apa benar orang baik itu dimusuhi, dicaci, atau difitnah?! Dasarnya apa, ngomong seperti itu. Coba kendalikan diri dan kontrol emosi. Jangan ‘gusra-gusru’, dan mulut ini asal ngejeblak. Ntar malu sendiri, kan tengsin. Coba tanya yang bersangkutan. Nah, benar kan. Dia tidak merasa…
Refleksi tentang Genosida Alam:
Siapakah Dalangnya?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Barang siapa berani bermain api, maka ia pun akan terbakar.”(Hukum Kehidupan) “Bisa jadi, bangsa ini adalah salah satu aktor dan pelaku utama kejahatan alam di muka bumi ini, yang pada suatu kelak nanti hanya akan mewariskan beragam bencana kepada anak cucu.” Demikian paragraf akhir dari tulisan Budi Sartono Soetiardjo, dalam…
Renungan Harian Katolik
JANGAN GEMAR NEGATIVE THINKING
Jumat, 12 Desember 2025 Oleh Romo Agus CSsR Susah memang kalau berurusan dengan orang yang selalu merasa benar, gemar negative thinking dan keras kepala. Sebaik apapaun yang dikatakan dan dilakukan orang, bagi seorang yang gemar negatif thinking selalu akan ada salahnya atau tak pernah benar. Yesus mengalaminya juga. Yesus mengajak kita untuk tidak mudah melihat…
Tuhan Yang Panjang Sabar dan Besar Kasih Setia-Nya
Pada saat wisuda dan syukuran atas berhasilnya kuliah, anak sulung dari tiga bersaudara itu tidak henti-henti mengucap syukur dan terima kasih. Pertama-tama adalah ucapkan kepada Tuhan yang selalu memelihara dan melindunginya selama kuliah. Berikutnya kepada kedua orangtua yang sangat peduli dan penuh kasih mendukungnya, meski menghabiskan enam tahun kuliah. Ia benar-benar salut, hormat, dan sayang…
Kejujuran Radikal
Sambil berjalan balik ke kampus, sahabatku bertanya, “Bagaimana tangannya, Pak?” Jujur, saya mencoba untuk dapat terus bertahan, tapi kadang rasa ngilu itu melampaui dayaku. Saat itu terjadi, saya mengeluhnya pada Tuhan. Pada-Nya saya tidak berpura-pura kuat, sebab di hadapan-Nya saya hanya manusia biasa yang rapuh, dan Tuhan paham itu. Jadi, mengeluh pada Tuhan itu boleh, ya,…
Tetaplah Setia
“Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Surga diserbu dan orang yang menyerbunya mencoba menguasainya” (Mat 11: 12). Yohanes Pembaptis hadir untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Ia menyerukan pertobatan, agar banyak orang kembali kepada Tuhan. Tapi Iblis tidak suka dengan kehadiran dan seruan pertobatan Yohanes. Iblis tidak ingin orang-orang yang sudah ada dalam genggamannya terlepas…
Meneladani Yohanes Pembaptis
Yesus memberikan penghargaan yang luar biasa kepada Yohanes Pembaptis, ketika Dia berkata, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan, tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembaptis.” Akan tetapi, dengan rendah hati, Yesus juga menambahkan, “Namun, yang terkecil di dalam Kerajaan Surga lebih besar daripada dia.” Yohanes Pembaptis berperan…







