“Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati (Mazm 25: 9). Secara alami, air mengalir ke tempat yang lebih rendah. Demikian juga rahmat dan kasih karunia Allah senantiasa tercurah kepada orang-orang yang rendah hati. Kerendahan hati adalah fondasi hidup rohani yang sehat. Orang yang rendah hati…
Menapaki Jalan Kebenaran Tuhan
“Tunjukkanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya, Tuhan, dan ajarlah aku menapaki kebenaran-Mu.” Dalam Injil, kami melihat Yesus dipertanyakan oleh mereka yang takut kehilangan kuasa. Setelah Ia menyucikan Bait Allah, para Imam kepala dan tua-tua itu bertanya, “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?” Yang mereka cari bukanlah kebenaran, melainkan kekuasaan. Yesus menanggapi mereka dengan sebuah pertanyaan, bukan…
Secercah Cahaya Semesta -74
Bocah Angin-545
Kepak Sayap Imajinasi
1.Angin berhembus membelai wajahKupacu kudaku berlari kencangMenerjang hamparan padang ilalangMendaki bukit dan lintasi gunungIngin saksikan keindahan alam negerikuyang kaya akan sumber daya alamnyaBerharap menjumpai saudara sebangsakudengan beragam suku adat budayanyaMereka tersenyum ceria bahagia sejahterakarena saling menghargai dan sejahtera hidupnya 2.Damba membawa aku terbangRindu kepakkan sayap imajinasiMenyibak awan dan mega mendungMeraih angkasa memetik bintangagar nanti kubawa…
Berani Jujur, karena Benar
Di Bait Allah para pemimpin agama mempertanyakan otoritas Yesus, “Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu?” Pertanyaan mereka tidak murni didorong oleh keinginan untuk mengerti, tapi semata-mata untuk menjebak-Nya. Yesus menjawab tantangan mereka dengan pertanyaan yang merujuk pada pembaptisan Yohanes, “Apakah itu dari Surga atau dari manusia?” Para pemimpin agama itu terjebak dalam dilema mereka…
Bersukacitalah selalu di dalam Tuhan
Dua hal yang ditakuti, jika dialami oleh manusia adalah pengalaman/perasaan ditolak dan kehilangan/kesepian. Kedua pengalaman dasar ini ada di segala level dan pernah dialami oleh kita semua: sejak dari pengalaman kanak-kanak hingga saat ini. Lalu siapa yang bisa menyembuhkannya? Jawabnya adalah, diri sendiri! Di dalam diri kita ada obat yang mujarab untuk menyembuhkan luka atau…
Wasiat Cinta
“Ibarat lampu, wasiat itu harus diisi minyak agar tetap menyala dan jadi penerang hidup.” -Mas Redjo … Hal itu yang saya lakukan dalam hidup keseharian agar cinta kami tidak padam, meski suami telah mendahului berpulang ke hadirat-Nya. Saya sentimental? Tidak! Saya juga tidak cengeng, dihanyutkan emosi atau romantisme kisah kasih masa lalu. Semua ini saya…
Refleksi tentang sang Waktu:
Siapa yang Korupsi Waktu?
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hora Pecunia est”(Waktu adalah Uang) Tentang sang Waktu Di dalam bidang filsafat, bahwa ‘sang waktu’ itu adalah sesuatu yang sangat kompleks dan bisa multifaset. Mengapa demikian? Memang waktu memiliki beberapa makna dan interpretasinya. Antara lain: Ia kerap menghela nafas panjang dan berguman pelan, “Ini jelas korupsi waktu.” Dalam benaknya, jam…







