“Tidak selamanya diam itu emas. Ada kalanya diam itu bom waktu yang siap diledakkan.” -Mas Redjo Jujur, saya paling berhati-hati dan waspada terhadap pribadi yang pendiam. Saya takut menyinggung perasaan dan melukainya. Saya takut, jika diterkam dan dicabik-cabiknya. Berbeda halnya, jika berhubungan dengan orang yang ceplas ceplos, terbuka, dan jujur. Saya cepat akrab dan nyaman….
Berdamai
“Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan” (Mat 5: 25). Masa Prapaskah yang kita jalani ini adalah masa pertobatan, perdamaian, persatuan, dan rekonsiliasi dengan sesama sebagai wujud nyata kita berdamai dengan Tuhan. Sabda Tuhan mengingatkan kita untuk berdamai dengan sesama terlebih dahulu sebelum kita mempersembahkan kurban di Altar. Oleh karena…
Tidak Ada Mahkota Tanpa Salib
Tiap orang ingin mempunyai mahkota, sesuatu yang bermakna dalam kehidupannya. Yang sering dilupakan, dan juga dihindari, bahwa setiap mahkota ada salibnya. ‘No crown without cross’. Oleh karena itu, tidak sedikit yang jadi bukan dirinya, setelah mahkota itu dicapai. Ada yang hilang, yakni bahagia sejati. Selasa pagi, dua jam 08.00 – 10.00 saya mendengarkan pengalaman kawan…
Serpihan Misteri Semesta – SMS. 98
Senja, Kopi, dan Malam
Simply da Flores … 1.Aku diajak bertemu di sudut kotaSenja, kopi, dan malam menantiPertemuan tanpa suara, tetapi banyak kataPerjumpaan tanpa agenda, tetapi penuh maknaBelajar berkaca pada alamyang selalu dialami sehari-hari,tetapi jarang ada jeda menyadarinya 2.Kepada senja, kopi, dan malamsaya sapa dan ucapkan terima kasihKami sepakat memilih menu Paket Udarakarena inilah energi yang cocok untuk semuaSuasana…
Setiap Kebaikan Dibalas Dengan Kebaikan
Tuhan menciptakan kita dengan baik. Setelah beriman dan mengenal Tuhan, kita harus berbuat baik. Ketika jadi pengikut Yesus Kristus dan melayani, kita harus makin berbuat baik, dan bukan sebaliknya. Buah-buah dari kebaikan itu berproses. Tidak semua orang langsung merasakannya. Sekali orang sudah bisa merasakan kebaikan, maka di dalam hatinya terdorong untuk membalas kebaikan itu. Maka…
Aku pun Boneka Garam
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Aku!Siapakah, darimanakah, dan hendakke manakah?”(Filosofi Kesementaraan Hidup) Urip Iku Mung Mampir Ngombe Bukankah seluruh umat manusia di dunia, kapan dan di mana pun telah mengetahui, mempercayai, serta meyakini, bahwa seluruh proses kehidupan ini merupakan sebuah kesementaraan belaka. Di dalam budaya dan filosofi Jawa disebut, “urip iku mung mampir ngombe.” Bahwa…
Kita adalah Tuan atas Hidup Sendiri
“Memagari diri sendiri itu lebih aman dan bijaksana, sebelum hidup kita dipagari si Jahat.” -Mas Redjo Saya tidak mau peristiwa pagar laut itu terulang dan terjadi dalam hidup saya. Saya tidak mau diatur, dikendalikan, dan apalagi dikuasai orang lain demi rente. Saya bekerja dengan mentaati peraturan, tatib, dan tidak menyimpang dari hati nurani. Sejatinya saya…







