Berhati-hati itu baik. Tapi bersikap curiga itu, jangan. Apalagi curiga yang berlebihan, karena membuat kita jadi tidak nyaman. Biasanya orang yang curigaan itu perfeksionis atau tidak percaya dengan siapa saja. Kecenderungan orang yang perfeksionis adalah tidak boleh ada orang yang lebih baik dari dirinya. Jika ada orang yang berbicara baik tentang orang lain, dan bukan…
Di Mana Urat Malumu
Oleh: Fr. M. Chritoforus, BHK “Rasa malu adalah suatu perasaan yang sangat normal dan alamiah. Namun ada orang yang sering kali bertindak melampaui batas wajar, sehingga tindakannya itu pundipertanyakan.”(Didaktika Hidup Sadar) Manusia itu Makhluk Sosial Sebagai makhluk sosial, seorang manusia secara personal selalu terdorong untuk bergaul akrab dengan sesamanya. Dalam konteks ini, biasanya orang tidak…
Renungan Harian Katolik
ALLAH MURAH HATI & ADIL
Rabu, 23 Juli 2025 Oleh Romo Agus CSsR Perumpamaan tentang penabur yang menaburkan benih di tanah berbatu, semak duri, punggir jalan dan tanah yang subur menggambarkan Allah yang murah hati dan adil. Meski banyak manusia tidak setia, tetap tegar hati atau menolak sabda keselamatan, Ia tetap menaburkan benih keselamatan itu kepada semua orang baik orang…
Mari Kita Tertawakan Diri Sendiri
“Disiplin mengendalikan amarah agar kita tidak dipermalukan diri sendiri.” -Mas Redjo … Sadar diri, karena lemah, saya mohon rahmat Tuhan agar dikurniai semangat rendah hati. Tujuannya agar saya mampu mengendalikan amarah. Saya sadar-sesadarnya, emosi yang meledak-ledak (amarah) itu sulit dikendalikan dibandingkan dengan nafsu duniawi yang lain. Bahkan dampak negatifnya juga luar biasa, baik bagi diri…
Iman yang Mendatangkan Pengharapan
Yoh. 20: 1. 11-18“Kematian menyebabkan kesedihan dan keputusasaan, tapi kebangkitan dan kehidupan menggantikannya dengan harapan dan sukacita. Maka hanya berharap pada Tuhanlah yang tidak dapat mengecewakanmu.” Kisah Maria Magdalena jadi contoh yang jelas, bagaimana seseorang berangkat dari kesedihan kepada kegembiraan, keputusasaan jadi harapan seperti yang tertulis dalam Injil hari ini: “Maria Magdalena pergi dan berkata…
Mencari Kebahagiaan di Tempat yang Benar
“Tuhanku telah diambil orang dan aku tidak tahu di mana Ia diletakkan” (Yoh 20: 13b). Maria Magdalena sangat bersedih, karena tidak menemukan Yesus di kubur-Nya. Maria Magdalena tidak menemukan Yesus, karena ia mencari di tempat yang salah; kubur bukanlah tempat Yesus yang sesungguhnya. Kita sering kali seperti Maria Magdalena yang mencari kebahagiaan di tempat yang…
Pencarian Terang
“Yang mencari Dia dalam gelap, dengan hati yang menyala oleh kasih itu akan mendengar Dia memanggil namanya.” Allah yang Maha Rahim, Engkau menyatakan upah bagi cinta mereka yang tidak kenal lelah. Maria Magdalena mencari Yesus bukan hanya dengan langkah kaki, melainkan dengan jiwa yang menyala. Seperti mempelai dalam Kidung Agung, ia bangkit di tengah malam,…







