“Demikian juga kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan” (Mat 23: 28). Tampil baik di hadapan orang lain itu yang utama dan penting. Karena kita dapat menjadi teladan bagi mereka. Tapi Yesus dengan tegas memperingatkan ahli Taurat dan orang-orang Farisi atas sikap mereka…
Dasyatnya Sebuah Cinta
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Amor Omnia Vincint”(Virgil)Penyair Romawi Antara ‘Cinta, Love, dan Amor’ Sungguh, betapa dasyatnya kekuatan sebuah cinta sejati (love-amor). Bahkan sang penyair Romawi kuno, Virgil mengungkapkan bahwa “Cinta sejati itu, ternyata telah mengalahkan segala-galanya.” (Amor Omnia Vincit). Kisah Bermakna ‘Misteri Cinta’ Seorang pemuda menghadiahkan bunga mawar kepada kekasihnya. Bunga itu sangat indah,…
Jadi Lansia yang Sadar Diri
“Di usia lansia ini saya menerapkan prinsip, meski lamban yang penting sehat dan selamat.” -Mas Redjo … Prinsip itu diterapkan, karena saya ingin mensyukuri dan menikmati hidup yang damai sejahtera dan bahagia bersama keluarga. Faktor yang utama adalah sadar diri. Sebagai lansia saya memahami tubuh yang mulai lemah dan reflek yang lamban. Tujuannya agar dalam…
‘Ora Pepoyan’
Berbeda dengan ‘people pleaser’, yang selalu ingin menyenangkan orang lain, kecewa jika tidak bisa, adalah orang yang justru cenderung membuat kecewa, dengan sikapnya yang ‘ora pepoyan’. Misalnya, seorang politikus yang terpilih, tapi tidak menepati janji kampanyenya, lalu saat ditagih malah sulit dihubungi atau menghilang begitu saja, itu namanya orang yang ‘ora pepoyan’. Istilah ‘ora pepoyan’…
Bersihkan Hati dan Pikiranmu dari Noda Dosa
Mat 23: 23-26Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Tuhan percaya, bahwa engkau mampu menjaga citra-Nya di dalam dirimu, sehingga hati dan pikiranmu bebas dari noda dosa.” Yesus mengingatkan kita semua dalam Injil: “… Bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih” (ayat 26). Pesannya untuk kita: Monsignor RD Inno Ngutra
Tuhan Tahu Segalanya
“Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh” (Mazm 139: 2). Pernahkah kita menyadari, bahwa terkadang kita jadi seperti orang Farisi? Perilaku kita tampak baik di mata orang lain, tapi benarkah itu sungguh baik di mata Tuhan? Tuhan tidak menginginkan yang kelihatannya baik, tapi menghendaki kejujuran dan keterbukaan kita di hadapan-Nya….
Allah Menilik Hati
Allah Bapa mengenal kami sampai ke lubuk hati. Ia tahu pikiran, maksud, dan isi batin kami. Tiada yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab Ia menilik hati dengan kasih. Lewat Rasul Paulus, Tuhan mengingatkan kami, bahwa Injil itu bukan sekadar kata-kata atau mencari pujian manusia, melainkan berbagi hidup dalam kasih. Melalui Putra-Nya, Yesus, Ia menegur kami, bahwa…







