Kamis, 30 Oktober 2025 Oleh Romo Agus CSsR Ketika Yesus menuju Ke Yerusalem, orang Farisi menakut-,nakuti Dia supaya mengurangi karya publiknya dan menghindari bahaya Herodes. Namun Yesus tidak takut. Dia berani karena benar bahkan menantang Herodes dengan menyebutnya sebagai serigala. Apa yang membuat Yesus seberani itu? Berani karena benar meski ada harga yang harus dibayar…
Renungan Harian Katolik
Pertahanan yang Efektif itu Menyerang
“Melihat dan menunggu sekadar untuk bertahan itu kesia-siaan. Pertahanan yang efektif itu adalah menyerang secara terukur untuk jadi pemenang.” -Mas Redjo Strategi menyerang itu diterapkan, karena saya tidak mau menunggu dalam ketidakpastian, apalagi di saat ekonomi sedang lesu dan sulit. Caranya adalah, saya harus berani berubah untuk selalu perbarui diri, beradaptasi, dan mencari solusi jitu,…
Jalan Keselamatan
Ketika diberikan kesempatan untuk memilih jalan, orang tentu menyukai yang lebih lebar daripada yang sempit. Akan tetapi, jalan menuju Kerajaan Surga itu tidak ada pilihan, selain melalui jalan sempit yang membutuhkan usaha dan perjuangan. Tuhan Yesus mengatakan, “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sempit itu.” Tidak hanya sempit, persoalan berikut adalah, apakah pintunya masih terbuka…
Tuhan ingin Engkau Selamat
Luk 13: 22-30Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Satu hal yang Tuhan inginkan adalah engkau selamat di akhir hidupmu. Tapi selamat atau tidaknya itu tergantung reaksi dan tanggapanmu terhadap tawaran keselamatan dari Allah.” Dalam Injil, Yesus memberi dorongan kepada kita agar berusaha untuk menggapai keselamatan itu: “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku…
Mengendalikan Diri
“Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat” (Luk 13: 24). Melalui perumpamaan tentang pintu yang sempit, Yesus mengingatkan kita, bahwa tidak semua orang akan masuk ke dalam Kerajaan Allah, bahkan untuk mereka yang merasa dekat dengan-Nya. Terlibat aktif di kegiatan…
Secercah Cahaya Semesta -27
Bocah Angin-545
Akal Budi Menelisik Iman
1.Dahaga membawa kebodohan ke samudraingin puaskan kehausan nalardengan meminum air asin lautan hingga keringKelaparan berkelana ke hamparan kebun ladangingin kenyangkan keserakahan seleradengan memakan habis semua panenandan menelan semua isi lumbung petaniKebodohan dan kerakusan terus berlombameraih kepuasan tanpa batas 2.Para ahli teknologi digitalberjuang pindahkan seluruh isi semesta dalam bank data gadgetnyakarena yakin akan kepintaran otakbisa menyibak…
Roh Kudus Tuntunlah Kami Menuju Kemuliaan Kristus
“Roh Kudus berdoa di dalam kelemahan kita dan membentuk hati ini hingga mencerminkan kemuliaan Kristus.” Dalam perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Jalan yang berakhir di salib dan berbuah kemuliaan,Yesus terus mengajar mereka yang mau membuka hati.Seseorang bertanya, “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?”Tapi Yesus tidak menjawab rasa ingin tahu itu; Ia mengarahkan hati kami kepada hal yang…







