“Untuk memahami rencana Tuhan itu sederhana, pola pikir saya didasari hakikat hidup sejati: lahir, kawin, dan mati.” -Mas Redjo Dari tiada ke ada, lalu kembali ke tiada. Tujuannya jelas, agar kita menjalani hidup ini dengan ikhlas dan tuntas. Tanpa ikhlas hati, hidup ini jadi berat. Coba berefleksi untuk memaknai hidup sendiri agar kita tidak disesatkan…
Berpikir Sederhana untuk Jadi Hebat (1)
Berita dari Sudut Bola Matamu
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Lewat ekspresi dari bola matamu,engkau pun telah mengabarkan suka duka hidupmu.”(Didaktika Misteri Kehidupan) Bicara lewat Bola Mata Kebijaksanaan hidup telah mengajarkan kita, bahwa orang-orang bijaksana sering kali mengenksresikan isi hati mereka lewat gerak-gerik bola mata mereka. Lewat cara spesial itu, mereka sesungguhnya sedang menyampaikan berita tentang kandungan isi hati mereka…
Totalitas Mengikuti Yesus
Untuk jadi murid Kristus, kita harus memenuhi beberapa syarat, seperti mengutamakan Tuhan di atas segalanya, berani memikul salib, dan mengikut Dia sepenuh hati serta tanpa syarat. Syarat-syarat itu tidak mudah, apalagi di tengah situasi dunia yang dipenuhi korupsi, perjudian, perdagangan orang atau perbudakan zaman modern, dan berbagai bentuk kejahatan kemanusiaan lainnya yang berdampak pada kemiskinan…
Gantikanlah Barang dan Uang dengan Yesus
Luk 14: 25-33Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Engkau akan dijadikan murid-Nya dan akan mendapatkan tempat di dalam kerajaan-Nya, jika engkau mengutamakan Dia lebih dari segala harta duniawi, bahkan termasuk anggota keluargamu sendiri.” Dalam Injil, Yesus memerintahkan: “Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat jadi murid-Ku” (ayat…
Digenggam dengan Hati
“Bapak selalu datang pagi, kalau ke kampus.” “Selain nyaman, saya selalu ingat ‘welingé’ orangtua dulu”, jawab saya. Setiap kali berpamitan, utamanya untuk bertugas, orangtua selalu berpesan:“Sing ati-ati lan gemati anggone nindakake tugas.” ‘Gemati’ itu Bahasa Jawa, akronim dari ‘Digegem nganggo ati’ yang secara harfiah berarti “digenggam dengan hati”. Sebuah interpretasi yang sangat pas untuk menjelaskan…
Menghormati dan Menjaga Sesama
“Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat” (Rm 13: 10a). Kasih kita tidak membutuhkan hukum lain, karena kasih telah mencakup segalanya. Kita akan selalu melakukan kebaikan dan berani berkorban atau melakukan hal yang heroik terhadap mereka yang kita kasihi. Kasih yang tulus itu tidak bersikap egois atau mementingkan…
Kasih Menggenapi Hukum, Salib Menyempurnakan Kasih
“Mengasihi seperti Kristus berarti mengikuti Dia sepenuhnya; dalam penyerahan, kesederhanaan, dan kepercayaan.” Sabda Tuhan mengingatkan kami, bahwa “kasih adalah kegenapan hukum.” Segala perintah-Nya untuk menghormati, melindungi, dan melayani serta berpuncak dalam satu hal sederhana namun agung:barangsiapa mengasihi dengan kasih-Nya, dialah yang telah melaksanakan kehendak-Nya. Allah mengajar kami, bahwa jadi murid itu bukan berawal dari rasa…







