Lelah bekerja, lalu ingin istirahat itu wajar. Tapi lelah karena mengeluh itu yang kudu disikapi dengan bijak. Bisa jadi, kita tidak tahan uji, malas, dan tidak mau bekerja keras. Ketika kita merasa cepat lelah dalam bekerja, berarti ada yang salah dengan cara kita bekerja. Coba tanya pada diri sendiri.Ketika bekerja setengah hati, kita merasa terbebani…
Ketimbang Menghakimi Orang Lain, Lebih Bijak Mawas Diri
Orang bilang, menilai orang lain itu lebih mudah, ketimbang melihat balok di pelupuk mata sendiri. Kenyataannya, hal itu tidak berlaku pada orang yang rendah hati. Orang rendah hati itu selalu berpikir positif terhadap orang lain, seperti menilai diri sendiri. Ia sadar sesadarnya, dirinya banyak kekurangan dan kelemahan yang harus dibenahi. Sehingga ia tidak sempat dan…
Nyalo itu Modalnya Kecil dan Resikonya Kecil, tapi Hasilnya Wow!
Ada anggapan, untuk wirausaha itu butuh modal besar. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar, karena ada usaha yang tidak sepenuhnya membutuhkan biaya besar, yakni nyalo. Nyalo alias calo … Amit-amit, malu, gengsi, dan perasaan diremehkan lainnya berkecamuk di hati, seandainya kita menjalani pekerjaan itu. Tunggu dulu. Jangan minder, gengsi, atau berkecil hati, jika kita mau menekuninya….
Bangun Pagi itu Segarkan Jiwa
Bangun pagi itu saat yang paling asyik untuk berdoa dan bersyukur. Bercengkerama dan bermanja dengan Allah untuk menumbuhkan optimisme. Menyambut hari yang baru dengan semangat baru. Hidup kita adalah nafas doa dan nikmat dari Allah. Ibarat bunga yang bermekaran dan menebarkan kesegaran wangi alami. Sejuk, berseri, dan indah bersama terbitnya sang mentari. Pagi adalah pancaran…
Maaf, Ampunan, dan Kasih itu Sembuhkan Luka Jiwa
Memaafkan. Itu hal sepele. Terucap di mulut, lalu selesai. Semua seperti menjadi baik kembali. Kenyataannya tidak semudah dan sesederhana itu. Memaafkan itu butuh keberanian dan kebesaran hati. Banyak di antara kita yang berasa sulit, bahkan gagal untuk memaafkan orang lain. Kita memberi maaf, tapi sebatas di mulut, basa basi, terpaksa, dan melakukan dengan berat hati….
Semangat Hidup itu Api Jiwa
Hidup itu menyala. Ibarat api semangat dan penerang jiwa yang membawa kita untuk kembali kepada Sang Pencipta. Sekalipun topan badai kehidupan datang menerjang, nyala api itu harus dijaga agar tidak padam. Begitu pula dengan hidup kita.Hidup yang berasal dari rasa memiliki, karena kita telah diberi dan dianugerahi Allah untuk kita pertanggung-jawabkan kepadaNya. Jika boleh diibaratkan,…
Ketika Suntuk, Carilah Keheningan Agar Jiwa Ini Disegarkan
Gegara bekerja keras, kita mudah terserang suntuk. Pikiran ini serasa buntu, tubuh loyo, dan semangat hidup merosot. Ketika dihinggapi perasaan suntuk, kita sering menjadi salah tingkah, gelisah, dan tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa. Seakan semua berasa serba salah dan membosankan. Secara otomatis, produktivitas kerja kita juga menurun. Untuk memulai bekerja kembali, kita seperti…







