Kepada para sahabat yang jadi tempat curhat, sesungguhnya Anda bukanlah ‘tong sampah’, tapi ‘telaga ketenangan’. Di telaga hatimu yang bening, resah banyak orang itu menemukan ketenangan. Di telaga hatimu yang bening itu menyiratkan lubuk hati yang dalam, tenang dan jernih. Dengan bening, tersirat hati yang jujur melihat solusi dari perspektif baru. Sehingga keresahan banyak orang…
Hidup untuk Kristus
Mungkin kita sering bertanya tentang wujud kehidupan setelah kehidupan di dunia ini. Dalam Injil, Yesus berbicara tentang kebangkitan. Bukan hal yang harus diperdebatkan lagi, melainkan hal itu sudah pasti ada, bahkan Yesus sendiri disebut sebagai yang sulung dari semua orang yang mengalami kebangkitan. Karena itu, kita diajak untuk dekat dan bersatu dengan Allah. Tugas kita…
Hidup dalam Terang Kasih
“Tidak ada yang sia-sia, ketika hidup ini dipersembahkan kepada Tuhan dan bersandar pada-Nya.” Orang-orang Saduki mendekati Yesus dengan hati yang tertutup. Mereka menolak kebangkitan, karena hanya percaya pada yang tampak, dapat diukur, dan yang berada dalam kendali mereka. Tapi Yesus mengangkat pandangan kami lebih tinggi, dan menyingkapkan, bahwa Engkau adalah Allah orang hidup, yang memelihara…
Secercah Cahaya Semesta -51
Bocah Angin-545
Wajah Ijazah dan Gelar Sekolah
1.Mulut membunyikan kata-kataagar maksud tersampaikan kepada pendengarBibir bicara mengucapkan ragam kalimatagar makna meraih telinga sesamaBahasa lahir sebagai bagian peradaban manusiaagar komunikasi terjalin dalam relasiAngin terus berhembus bagi lapar dahaga nafastanpa kata manis dan kalimat berbunga-bungaYang penting siang malam bersemibagi matahari dan bulan bintangMembiaskan sinar di tengah alam iniTanpa kreasi tulisan dan kertasTanpa ijazah untuk polemik…
Menanamkan Kepedulian
“Budaya ‘sapa aruh’ itu makin bermakna, ketika kita berbagi pada sesama untuk menemukan Allah yang bertakhta di hati.” –Mas Redjo Sekadar ‘sapa aruh’ itu tidak cukup, tapi makin bermakna, ketika kita kian peduli untuk memanusiawikan sesama. Semangat untuk mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri itu harus dihidupi. Kita tidak cukup sekadar ‘sapa aruh’, tapi dengan…
Refleksi Hari Guru:
Guruku Matahariku
Fr. M. Christoforus, BHK “Guru adalah matahari dalam hidup manusia.”(Idealisme Bangsa) Ucapan Penghormatan Bermakna “Selamat Hari Guru,” adalah sebuah ucapan rutin tahunan, tatkala Hari Guru tiba di setiap tanggal 25 November dalam setiap tahun di negeri kita. Ucapan bermakna itu menandakan, bahwa ada “rasa hormat dan apresiasi dari warga masyarakat terhadap jasa-jasa para rekan Umar…
Hidup Bersaudara dalam Keluarga Yesus
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kali kita menjumpai seseorang menganggap orang lain sebagai saudaranya. Padahal mereka tidak mempunyai hubungan darah, tapi mereka dapat hidup berdampingan sebagai saudara: saling mendukung, menghargai, dan mengasihi dengan tulus, bahkan terkadang melebihi keharmonisan dalam keluarga inti mereka. Dalam Injil, Yesus menganggap kita sebagai saudara dan saudari-Nya sendiri. Kita dimasukkan dalam “Keluarga…







