Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Anda boleh lupa makan dan minum, juga boleh lupa berdoa, tapi yang satu ini jangan…”(Didaktika Hidup Sadar) Menerima Bimbingan Dalam hidup ini, kita sering menerima nasihat dan bimbingan dari para bijaksanawan agar kita dapat hidup dengan beradab serta bijaksana. Adapun tujuan luhur dari bimbingan dan nasihat ini ialah, agar dalam…
Bersinergi untuk Meraih Sukses Bersama
“Hidup ini bukan untuk persaingan, melainkan untuk bersinergi agar kita jadi tangguh, kuat, dan sukses.” –Mas Redjo Ketika kecil, saya diajari orangtua untuk bermimpi dan bercita-cita setinggi langit agar masa depan cerah dan gilang gemilang. Bercita-cita, jika tidak diwujudkan jadi nyata itu sekadar bermimpi di siang bolong. Inspirasi dan motivasi itu ibarat menanam jamur di…
Mengalami Datangnya Kerajaan Allah
Sepanjang tahun kita menjemput pergantian musim alam: panas ke dingin dan dingin ke panas. Secara liturgis, tiga hari lagi kita menjemput tahun liturgi yang baru. Efek langsung dari menjemput ini ialah tindakan adaptasi, karena kita perlu seiring dengan musim yang baru. Jadi kita melakukan pembaharuan hidup kita. Tuhan Yesus berbicara tentang datangnya Kerajaan Allah. Ia…
Hanya Tuhan yang Kekal Abadi
Luk 21: 29-33Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Berbahagialah jiwa kita, karena percaya pada Tuhan yang keberadaan-Nya kekal abadi selamanya. Maka suatu kelak, jiwa kita akan kembali kepada Dia yang adalah Sabda kekal itu.” Dalam Injil, Yesus menegaskan lagi tentang Diri-Nya sebagai Sabda kekal: “Langit dan bumi akan berlalu, tapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (ayat 33)….
Berpikir Kritis
Ilmu berpikir kritis itu mengajarkan satu keutamaan, yaitu “makin pintar seseorang itu kian rendah hati dan menginspirasi” (intellectual humility). Memahami, bahwa pengetahuan manusia bersifat terbatas dan sementara, sedangkan kebijaksanaan sejati itu bersifat Ilahi atau abadi. Pengetahuan dipandang sebagai anugerah, bukan pencapaian pribadi semata yang bisa dibanggakan atau digunakan untuk superioritas atau arogansi, melainkan sebagai alat…
Jalan Hidup
Ketika makna jalan hidup ini sudah ditemukan, tidak ada hal lain yang dibutuhkan, kecuali Tuhan. Karena waktu bersama Tuhan itu selalu membahagiakan. Dengan membaca buku rohani, berdoa, bermeditasi, Adorasi, dan Ekaristi Kudus itu jadi momen yang dirindukan. Bagaimana dengan kita? Tergantung dengan ‘kepentingan’. Ketika ada kepentingan, kita hadir dan ada! Ketika kepentingan itu tidak didapatkan,…
Hidup dalam Kasih Allah
Dalam Injil, Yesus menyampaikan, bahwa kedatangan Kerajaan Allah digambarkan seperti pohon dengan tunas-tunas yang sedang tumbuh. Yesus mengajak kita agar mengasah kepekaan kita dan menyadari kehadiran-Nya dalam hidup ini. Kita diharapkan tidak terbenam dalam kesibukan sendiri, tapi selalu bisa merasakan dan akhirnya menerima serta hidup dalam Kerajaan Allah. Kita semua ingin menikmati kebahagiaan dan sukacita…







