Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK
“IQ membuat Anda diterima, tapi EQ membuah Anda dipromosikan”
(Kalimat Emas Kehidupan)
…
| Red-Joss.com | Antara kecerdasan: “IQ, EQ, dan SQ!”
Seorang manusia berkepribadian hebat, membutuhkan suatu keseimbangan: (IQ, EQ, dan SQ) di dalam dirinya.
Dunia kita, sudah sangat lama meninabobokan pribadi yang memiliki kecerdasan intelektual semata. Memang nyata, bahwa kualitas seorang pribadi hanya diukur berdasarkan kecerdasan intelektual (IQ) semata.
Hal ini dapat dibuktikan dengan menjamurnya lembaga-lembaga (pendidikan atau pun dunia usaha), yang mengadakan tes IQ bagi para murid baru atau pun para calon pegawainya.
Baru kemudian, setelah pengalaman hidup mulai membuktikan, bahwa dunia ini justru lebih membutuhkan pribadi yang memiliki kecerdasan emosi (EQ).
Memang riil, bahwa kita membutuhkan seorang manusia yang memiliki kecerdasan: bernalar, emosi, dan juga spiritual. Itulah keseimbangan yang sangat ideal.
Biasanya di berbagai lembaga, ada Tim Penerima Siswa Baru atau pun karyawan baru. Biasanya, yang pertama-tama dicermati ialah nilai rapor atau IPK, atau tingginya IQ calon siswa atau calon karyawan.
Coba cermati lagi kalimat emas pada sub judul di atas!
“IQ membuat Anda diterima, tapi EQ-lah membuat Anda dipromosikan!”
Percuma saja, jika Anda seorang cerdas atau sangat pandai, namun tidak dipromosikan oleh Lembaga.
Mengapa demikian? Hal ini dapat terjadi, karena Anda ternyata tidak mampu bergaul dan bersosialisasi, dan bahkan sangat egois di dalam hidup.
Secara teoritis dan matematis telah terbukti, bahwa pribadi yang memiliki kecerdasan tinggi (IQ), hanya 20 persen yang sukses dalam hidup dan karya. Sedangkan 80 persen sukses untuk pribadi yang cerdas secara emosi. Bahkan, 100 persen untuk pribadi yang cerdas secara spiritual.
Marilah kita belajar untuk mampu menghargai seorang manusia, pertama-tama, karena faktor kepribadiannya dan bukan karena kecerdasannya!
…
Kediri,ย 22ย Januariย 2024

